Tuesday, April 20

BNPB: Letusan Erupsi Anak Gunung Krakatau Terus Berlangsung sampai Pukul 05.44 WIB

Jakarta – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Agus Wibowo, menyampaikan bahwa Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melihat letusan erupsi anak Gunung Krakatau terus berlangsung sampai Sabtu pagi (11/4) pada pukul 05.44 WIB Sementara, BPBD Kabupaten Lampung selatan melaporkan kondisi mutakhir di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan Sabtu, 11 April 2020 pukul 04.00 WIB, tidak terpantau adanya bau belerang dan debu vulkanik.

“Hujan mulai turun dan masyarakat di Kecamatan Rajabasa terutama wilayah sepanjang pantai, yaitu Desa Way Mulih, Desa Way Mulih Timur dan Desa Kunjir sudah berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing. Warga masih berjaga-jaga dan ronda untuk memantau kondisi yang ada,” kata Agus dalam keterangannya, Sabtu (11/4).

Ia menyampaikan, upaya yang dilakukan antara lain, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kabupaten Lampung Selatan telah menghubungi tim pemantau Gunung Api Krakatau. Hasilnya, yaitu status masih waspada (level 2) dan aktivitas vulkanik sudah reda.

“Kami mengimbau masyarakat tidak panik. Saat ini TRC BPBD Kabupaten Lampung Selatan menggunakan mobil rescue memberi pengumuman kepada masyarakat untuk tetap tenang karena aktivitas Gunung Api Krakatau sudah reda,” ujarnya.

Sementara, TNI/Polri saat ini siaga di lokasi kejadian untuk membantu mengevakuasi warga. Aparat desa dan camat setempat juga sudah berada di lokasi kejadian memberikan arahan kepada warga.

“Laporan dari tim kami di lapangan, sampai pagi ini belum ada laporan kerusakan, petugas BPBD dan aparat setempat akan terus memantau dan melaporkannya,” katanya.

PVMBG melaporkan telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada tanggal 10 April 2020 pukul 22:35 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi ± 38 menit 4 detik. (PS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *