by

BNN Tangkap Empat Oknum Aparat

Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menangkap empat oknum aparat penegak hukum diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Kenedy mengatakan, empat oknum terdiri dari tiga oknum anggota TNI dan seorang oknum anggota kepolisian.

Tiga oknum anggota TNI berinisial MS, BH, dan J. Ditangkap bersama seorang berinisial L di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2022).

“Mereka diketahui terlibat dalam peredaran gelap narkotika jenis ganja lintas Provinsi Aceh – Jakarta,” ujar Kenedy dalam konferensi pers di Ruang Pattimura Gedung BNN RI, Jakarta Timur, Kamis (14/7/2022).

Dari penangkapan tersebut, kata Kenedy, penyidik menyita 61,10 kilogram ganja yang dikemas dalam bungkus plastik dan disimpan dalam tiga dus besar.

Sementara satu orang anggota polisi yang ditangkap penyidik BNN RI diketahui berinisial E. Ditangkap bersama seseorang berinisial Y di hotel kawasan Dumai, Riau.

“Barang buktinya berupa 52,90 kilogram sabu yang dibungkus dalam kemasan teh China warna hijau dan dikamuflasekan kedalam kardus berisi rambutan,” kata Kenedy.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kenedy menyebut, E dan Y hendak membawa puluhan kilogram sabu itu ke wilayah Pekanbaru.

Kenedy pun menyayangkan keterlibatan empat oknum aparat penegak hukum tersebut dalam keterlibatan kasus peredaran narkoba di tanah air.

“Patut disayangkan. Pasalnya, aparat penegak hukum merupakan garda terdepan dalam memberantas narkotika di Indonesia,” pungkasnya.