Berharap Konflik Rempang Segera Menemukan Solusi

Jakartan- Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berharap persoalan di kawasan Rempang, Batam bisa segera menemukan jalan keluar. Mengingat pada Kamis (7/9) lalu, terjadi ketegangan antara warga Rempang dengan aparat TNI/Polri akibat konflik lahan.

“Mudah-mudahan segera ada solusi yang memuaskan semua pihak,” kata Muhadjir saat ditemui wartawan di Kantor PMK, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2023).

Muhadjir mengatakan, pihaknya sangat menyambut investor mengenai rencana pembangunan kawasan Rempang Eco City. Pasalnya, menurut dia mencari investor tidaklah mudah sekarang-sekarang ini.

“Ini adalah peluang, saya ikut hadir pada waktu penandatanganannya di Cina di Cencu dan saya tahu bagaimana alotnya negosiasi,” kata Muhadjir.

Kendati demikian, menurut dia suara masyrakat yang memiliki lahan disana tetaplah harus didengar. Pihak swasta dan pemerintah daerah setempat harus mencarikan jalan keluar yang tepat untuk kepentingan kedua belah pihak.

“Tetapi kalau itu berkaitan dengan masyarakat yo masyarakat juga harus di dengar dan kemudian dicarikan jalan keluar pokoknya harus ada titik temulah. Investasi juga harus tetap jalan tetapi masyarakat juga tetap harus diakomodasi aspirasinya,” ujarnya.

Sebelumnya, rencana pembangunan kawasan Rempang Eco City mencuat sejak 2004. Kala itu, PT. Makmur Elok Graha sebagai pihak swasta digandeng pemerintah melalui Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota Batam.

Tahun ini, pembangunan Rempang Eco City masuk dalam Program Strategis Nasional sesuai Permenko Bidang Perekonomian RI Nomor 7 Tahun 2023. Pembangunan itu ditargetkan bisa menarik investasi hingga Rp 381 triliun pada tahun 2080.

Berdasarkan situs BP Batam, proyek ini akan memakan 7.572 hektare lahan Pulau Rempang. Dimana akan terpakai sekitar 45,89 persen dari keseluruhan lahan pulau Rempang yang memiliki luas sebesar 16.500 hektare.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *