Thursday, May 6

Berduaan dengan Bu Kades, Perangkat Desa Mengaku Ngobrol Saja

Pasuruan – Perangkat desa Wotgalih, Nguling, Pasuruan, yang digerebek dan kabur dengan celana jins melorot menjelaskan kronologis saat sedang berduaan bersama Bu Kades Rini Kusmiyati (38). Dia menampik dugaan selingkuh dan tengah bermesraan.

“Hanya ngobrol di dalam,” kata Salam.

Dirinya mengaku tidak punya hubungan dengan Kades Rini, yang juga atasannya.

Salam (35) yang menjabat sebagai Kasi Pelayanan Masyarakat Pemerintahan Desa Wotgalih Kecamatan Nguling, Pasuruan, itu mengaku hanya ngobrol saja.

“Salah itu paham. Aslinya enggak gitu,” kata Salam.

Dijelaskannya, dirinya waktu itu ditelepon Kades Rini Kusmiyati. Kemudian mereka mengobrol di pinggir jalan.

Kemudian seorang temannya yang punya rumah (sebelumnya dikabarkan rumahnya Salam), memanggil agar ngobrolnya di dalam rumah saja.

“Kemudian itu ada teman saya, itu yang punya rumah, terus saya dipanggil. ‘Nggak enak ngomong di luar mendingan di rumah aja, masuk,” kata Salam.

Karenanya, dia menampik jika dikatakan berzina dengan Kades Rini.

Salam juga mengaku bukan diamankan, tapi mengamankan diri ke Polres Pasuruan Kota.

“Jadi salah paham itu Pak,” katanya dengan didampingi saudaranya kepada wartawan di Polres Pasuruan Kota, Senin (22/3).

Salam mengaku trauma dengan perisitiwa penggerebekan tersebut. Dirinya juga di kepolisian bukan diamankan tapi mengamankan diri.

“Saya bukan diamankan. Tapi mengamankan diri,” katanya.

Dia menyebut jika situasi desanya aman, dirinya akan dikembalikan ke Desa Wotgalih.

Salam juga sempat menunjukkan goresan luka di pelipisnya yang diperban karena dihajar massa. Ayah dua anak itu juga mengalami sejumlah luka di wajah dan punggungnya.

Seperti diketahui, Bu Kades Rini Kusmiyati yang baru setahun menjabat di desanya digerebek suaminya, Eko Martono saat sedang berduaan dengan Salam di dalam kamar sebuah rumah di Dusun Bendungan, Desa Dandang Gendis, Kecamatan Nguling, Pasuruan, Minggu pagi (21/3).

Rini diketahui baru setahun menjabat sebagai Kades Wotgalih. Ia menang dalam Pemilihan Kepala Desa Wotgalih pada 23 November 2019.

Dalam perhitungan suara, Rini Kusmiyati yang mendapatkan nomor urut 1 mengungguli lawannya Solehudin. Rini kemudian dilantik bersama dengan 239 kepala desa se-Pasuruan pada 30 Desember 2019 lalu.(EP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *