by

Belasan Warga Tangerang Keracunan, Dilarikan ke RS

Tangerang: Sebanyak 13 orang warga RT 02/07, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten yang mengalami keracunan dilarikan ke rumah sakit.

“Ada 13 orang. Tiga diobatin di Puskesmas, 10 ke Rumah Sakit Bhakti Asih,” kata Lurah Larangan Utara, Iwan Subekti kepada RRI.co.id, Minggu, (10/10/2021).

Namun, mereka tak sampai di rawat. Sore harinya mereka sudah diizinkan pulang. “Enggak parah. Enggak sampai dirawat, cuma diobatin aja. Sekarang udah aman,” imbuh Iwan.

Iwan menduga, racun tersebut berasal dari bumbu yang kadaluarsa. Kendati demikian, dirinya juga masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis.

“Cuma dugaan dari bumbu kadaluarsa, beli di Pasar Lembang (Ciledug, Red),” kata Iwan.

Iwan menambahkan, pihaknya kini telah menyerahkan kasus ini ke Polsek Ciledug. Sejumlah barang bukti juga sudah disita untuk diperiksa.

Korban yang mayoritas anak-anak itu diduga usai mengkonsumsi nasi kotak yang dibuat tetangganya bernama Lina sebagai syukuran atas pernikahan adiknya.

Lurah Larangan Utara, Iwan Subekti mengatakan, kejadian ini bermula ketiga warganya di lokasi tersebut membuat nasi kotak yang kemudian dibagikan ke tetangganya. Nasi kotak yang dibuat oleh keluarga Lina ini merupakan rasa syukurnya atas pernikahan adiknya.

“Jadi adiknya nikah di gang Gaga (Larangan Utara, Red). Dia (Lina, Red) masak sendiri masak mie, ayam, nasi, sop dibikin 30 box,” ujarnya.

Total ada 30 nasi kotak yang berisikan lauk mie dan ayam goreng. Kemudian, nasi kotak itu bagikan ke 28 tetangganya, dan diantaranya dikonsumsi keluarga Lina.

“Itu bentuk rasa syukurnya. Terus dibagikan ke 28 tetangganya, dua-nya dimakan sendiri, dimakan keluarganya,” kata Iwan.

Tak lama kemudian, tetangga Lina yang mengkonsumsi nasi kotaknya mengeluhkan mual-mual. Total ada 13 orang yang mendapat pengobatan medis.

“Dia (Lina, Red) enggak tahu kalau nasi itu beracun. Pada mual kan, rata-rata anak-anak. Kemarin sore (Sabtu, Red) tim medis dan Polsek Ciledug sudah ambil sample-nya, nasi kotak. Saya belum tau hasilnya,” tutup Iwan. (imr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *