Beijing Tutup Tempat Hiburan dan Olahraga, Ada Kecemasan Gelombang Kedua Serangan Corona

0
(0)

Beijing—Beijing menutup semua tempat olahraga dan tempat hiburan dalam upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Langkah baru Cina ini dilakukan setelah temuan infeksi corona baru di Pasar Xinfadi.

Ribuan orang juga menjadi sasaran dalam uji coba besar-besaran ketika kelompok kasus baru Beijing meningkat menjadi 79. Manajer Kota Xu Ying mengatakan semua area harus memberlakukan disinfeksi. Tempat-tempat umum dan untuk sementara waktu harus menutup fasilitasnya.

Tempat olahraga dan rekreasi harus melakukan pemeriksaan suhu dan melarang orang yang bukan penduduk memasuki wilayah Beijing. Pihak berwenang telah menerapkan pembatasan gerakan di 21 daerah tetangga Xinfadi, di Yuquandong di distrik Haidian barat laut, yang juga terkait dengan kluster Xinfadi.

Dikutip Channel News Asia (CNA), pihak berwenang Cina mengatakan tengah meluncurkan program uji dan penelusuran besar-besaran terhadap lebih dari 90.000 komunitas di bawah karantina wilayah alias lockdown. Hal ini dilakukan mengingat diperkirakan ada sekitar 20.000 orang datang ke Pasar Xinfadi. Sebanyak 8.000 pekerja pasar telah diuji dan dikarantina.

Beberapa kota di Cina memperingatkan penduduk untuk tidak melakukan perjalanan menuju Beijing dan akan mengkarantina mereka yang tiba dari kota tersebut. Penularan juga mempengaruhi rantai makanan di Kota Beijing, tempat buah-buahan yang dikirim dari Pasar Xinfadi terpaksa harus dikeluarkan dari rak.

Ibu kota Cina, Beijing, telah memberlakukan jam malam setelah menemukan 57 kasus baru dalam tiga hari. Sekolah, kampus, dan pusat perbelanjaan tutup di banyak distrik di Beijing. Pada saat yang sama, pos pemeriksaan keamanan telah disiapkan untuk memeriksa kegiatan masyarakat.

Virus corona baru (Covid-19) pertama kali muncul tahun lalu di Wuhan, Cina. Sebagian besar telah dikendalikan hingga sejumlah kasus baru terdeteksi di ibu kota negara itu minggu lalu.

Para pejabat kesehatan melaporkan 49 kasus virus corona baru secara nasional ditemukan hari Senin, termasuk 36 kasus lainnya di Beijing di mana sebuah klaster yang terkait dengan Pasar Xinfadi telah memicu kekhawatiran akan gelombang kedua serangan corona. Pejabat kota Li Junjie mengatakan pada konferensi pers bahwa kasus-kasus juga ditemukan di pasar grosir Yuquandong di distrik Haidian di barat laut ibu kota. (Ant/NE)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Fadli Zon: RUU HIP Perintahkan Bentuk Tiga Kementerian Baru

Tue Jun 16 , 2020
0 (0) Jakarta – Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon, menegaskan, RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) hanya memunculkan masalah baru di tengah ragam persoalan yang dihadapi negara. Salah satunya, RUU itu memerintahkan pembentukan kementerian atau lembaga baru. “RUU ini memerintahkan pembentukan kementerian/badan baru di luar Badan Haluan Pembinaan Ideologi Pancasila. Coba […]