Bamsoet Imbau Warga Berusia 18-35 Tahun Daftar Komcad untuk Pertahanan Negara

0
(0)

Rencana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang akan membentuk Komponen Cadangan (Komcad) Pertahanan Negara untuk memperkuat komponen utama TNI ketika negara dalam keadaan bahaya/darurat mendapat dukungan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet).

” Saya berharap Kemenhan dapat merekrut 25.000 milenial untuk bergabung sebagai Komcad sesuai dengan target pemerintah,” harap Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/02/2020).

Ia mendorong masyarakat agar berpartisipasi dalam program Kemenhan tersebut, khususnya masyarakat yang berusia 18-35 tahun agar mendaftarkan diri secara sukarela untuk menjadi bagian dari Komcad Pertahanan Negara.

” Setelah mendaftarkan diri nantinya akan diseleksi dan diberikan pelatihan dasar militer selama tiga bulan terlebih dahulu, sesuai dengan amanat yang dicantumkan melalui Undang-Undang Nomor 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN),” ungkapnya.

Bamsoet mendorong Pemerintah untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait Komcad Pertahanan Negara agar dapat segera disosialisasikan kepada masyarakat. Hal itu lantaran hingga kini PP tersebut masih dalam proses pembahasan akhir di Sekretariat Negara (Setneg).

Selain itu, Kementerian Pertahanan harus proaktif dalam mengkampanyekan program Komcad Pertahanan Negara yang disampaikan melalui berbagai platform termasuk media sosial. Hal ini guna menarik minat para milenial untuk masuk dan terlibat dalam sistem pertahanan negara.

” Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan Kemenhan) untuk bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk kampanyekan program Komcad ini,” ucap Bamsoet.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menyatakan komponen cadangan dalam rangka bela negara telah memiliki dasar hukum yang kuat yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Selanjutnya, Kementerian Pertahanan menunggu peraturan pemerintah untuk pelaksanaan komponen cadangan tersebut.

“Nah PP-nya dalam proses sudah selesai harmonisasi sekarang sedang pembahasan akhir di Sekretariat Negara. Begitu PP-nya selesai kita akan segera sosialisasikan,” kata Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Bondan Tiara Sofyan di kantor Kementerian Pertahanan, Kamis (20/02/2020).

“Kita berharap penetapan PP itu dikeluarkan lebih cepat lebih baik,” tambahnya.

Sedangkan mengenai sosialisasinya, menurut Bondan sosialisasi yang akan dilakukan melalui berbagai aspek, salah satunya lewat media sosial.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *