Badan Sandi Harus Serius Tangani Serangan Siber

Jakarta – Komisi I DPR RI mendorong, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) lebih serius dan kuat melindungi server vital nasional dari serangan siber. Serangan siber yang kerap kali menyerang objek vital negara, sangat mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

“BSSN perlu mengembangkan keterampilan dan kompetensi SDM yang berkualitas dan responsif terhadap kemajuan teknologi informasi. Membangun infrastruktur keamanan siber yang kuat, hingga regulasi yang implementatif,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto dalam keterangan persnya, Senin (8/7/2024).

Politikus PDIP ini pun mengaku, Komisi I DPR sudah melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke BSSN Sentul. Kunspek itu dilakukan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (4/7/2024) lalu.

“Sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas keamanan siber nasional, BSSN memiliki peranan penting dalam meningkatkan kapasitas keamanan. BSSN dapat mengimplementasikan peta jalan khusus pembelajaran pengamanan data yang komprehensif dan efektif untuk meningkatkan kompetensi SDM,” ucap Utut.

Kemudian, Wasekjen DPP PDIP ini menuturkan, BSSN harus mampu mengklasifikasikan jenis aset vital digital negara yang dilindungi. Semua itu, demi terhindar dari peretasan serangan hacker.

“Komisi I DPR menekankan bahwa pengamanan keamanan siber ini perlu diklasifikasi berdasarkan jenis aset yang akan dilindungi. Jenis ancaman, tingkat pelindungan, dan, berdasarkan pendekatan,” ujar Utut.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *