by

APD Ini Disukai Pasien dan Staf Rumah Sakit

Southampton: Tudung respirator yang baru dikembangkan para peneliti di University of Southampton dan University Hospital Southampton menunjukkan alat pelindung diri (APD) tersebut aman bagi petugas kesehatan garis depan dan staf pendukungnya.

Selain lebih disukai pasien dan staf dibandingkan masker wajah standar, mereka memberikan peluang penghematan biaya dibandingkan APD sekali pakai di masa awal pandemi.

Pada awal pandemi, kolaborasi antara staf Universitas dan Rumah Sakit, dengan mitra industri, mengembangkan prototipe respirator bertenaga baterai (PerSo) yang dapat digunakan kembali sebagai APD alternatif masker wajah sekali pakai yang standar.

Setelah uji coba awal, penyebarannya disetujui; pada gelombang pertama, lebih dari 1500 PerSO digunakan, dan lebih dari 3500 digunakan selama gelombang kedua, semuanya diminta secara individual oleh staf.

Respirator ini memiliki unit bertenaga baterai isi ulang yang dipasang di pinggang, yang menyaring udara dengan sangat efektif dan kemudian meniupkan udara bersih ke dalam tudung yang longgar dengan pelindung bening. Mereka menerima persetujuan dari regulator untuk digunakan di rumah sakit selama pandemi.

Temuan utama dari penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Medical Technology adalah bahwa respirator secara signifikan lebih disukai oleh staf, karena mereka merasa lebih aman dan lebih nyaman, dan lebih disukai oleh pasien yang dapat melihat wajah perawat mereka secara penuh, membuat komunikasi menjadi lebih mudah, seperti dikutip dari situs University of Southampton, Jumat (15/10/2021).

Analisis ekonomi menunjukkan penggunaan PerSo yang meluas untuk menghemat biaya setelah kira-kira sepuluh minggu, dan karena dapat digunakan kembali, masalah rantai pasokan yang membatasi ketersediaan APD telah teratasi. Dampak lingkungan dari APD sekali pakai juga diminimalkan. Selain itu, penggunaan yang meluas menyebabkan ketidakhadiran staf yang relatif rendah selama gelombang kedua pandemi, dan lebih dari 80% staf meminta PerSos mereka disimpan untuk berjaga jika terjadi peningkatan kasus di masa mendatang. APD yang ditingkatkan ini ditawarkan kepada semua staf, termasuk petugas kebersihan, porter, fisioterapis, dan asisten kesehatan.

Oleh karena itu, tim menyimpulkan bahwa PerSOs merupakan bentuk alternatif APD yang melindungi petugas kesehatan dari infeksi virus corona.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *