Antusias Pesepeda Tinggi, Anies: CFD Dilakukan Bertahap

0
(0)

Jakarta – Meski hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) ditiadakan, warga Jakarta tetap bersepeda saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi diterapkan, Ahad (14/6). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memastikan bahwa kegiatan itu belum dilakukan sepenuhnya.

“Dilakukan secara bertahap (HBKB), tapi disediakan jalur khusus untuk sepeda dan trotoar tetap digunakan untuk pejalan kaki. Insya Allah, pekan depan kita khususkan sepeda dan pejalan kaki,” ujarnya saat berada di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Anies mengakui, masyarakat yang datang untuk bersepeda sangat banyak. Berdasarkan pantauan Indonesiainside.id, antusias masyarakat tampak luar biasa saat itu, jumlah para pesepeda bukan lagi ratusan, tapi ribuan, mereka memadati tepi ruas jalan protokol yang ada di jantung ibu kota.

“Antusiasmenya tinggi sekali kalau saya bilang, volumenya banyak, disiapkan satu lajur tapi volume sepedanya jauh lebih besar dari lajur yang disiapkan. Minggu depan sepenuhnya untuk sepeda, pejalan kaki, dan pelari, yang berolahraga jalur ini full,” paparnya sembari menunjuk ke arah jalan.

Ia menegaskan, tidak ada aktivitas jual-beli selama HBKB berlangsung. Ini dilakukan untuk menerapkan physical-social distancing (menjaga jarak) guna mencegah penyebaran pandemi virus corona (Covid-19).

“Minggu depan akan bebas kendaraan bermotor tapi belum boleh berjualan, agar jarak amannya terjaga. Karena kalau naik sepeda dan jalan kaki bisa menjaga jarak aman, tapi ketika berjualan itu potensinya padat, karena itu pekan depan kita lakukan HBKB hanya untuk olahraga,” tuturnya.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu enggan menguraikan terkait waktu dan kapan HBKB dimulai kembali. Ia berujar, hal itu bakal diumumkan jika peraturannya sudah siap.

“Nanti diatur lagi, semua potensi (perubahan waktu) ada. Kalau ada regulasi barulah saya umumkan, rencananya begitu,” kata Anies.

Ia yang hadir bersama wakilnya, Ahmad Riza Patria, tampak mengenakan alat pelindung diri berupa face shield saat bersepeda. Sedangkan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Syafrin Liputo, yang juga ada di sana tampak mengenakan alat pelindung diri berupa masker berwarna putih.

“Kalau mau mencari yang tidak memakai masker pasti ketemu, kurangnya ada, secara umum (pesepeda) pakai masker. Saya pakai masker kalau duduk, berbicara sehari-hari, ketika bersepeda susah nafasnya (jika mengenakan masker), maka dari itu saya mengenakan ini (face shield),” urai Anies.

Terkait penggunaan alat pelindung diri yang lebih bagus, Anies menyarankan kepada masyarakat untuk menyerahkan kepada ahlinya. Ini dilakukan agar tidak menimbulkan polemik antarpublik.

“Kalau tanya medik, ahli kesehatan, jawabnya ahli kesehatan, serahkan urusan pada ahlinya. Kalau tidak nanti menimbulkan masalah, itu memancing kontroversi,” ujarnya. (SD)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Mahfud MD Pastikan Pilkada Tetap Berlangsung 9 Desember 2020

Mon Jun 15 , 2020
0 (0) jakarta, – Walau ada badai bernama corona, Pilkada serentak tetap dipastikan berjalan 9 Desember 2020 mendatang. Pernytaan itu ditegaskan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Menurutnya penyelenggaraan Pilkada tidak bisa diundur lagi dengan alasan adanya pandemi virus Corona (Covid-19) yang tidak diketahui kapan akan […]