Anies Pastikan Pelajar Ikut Demo Tak Dikeluarkan

0
(0)

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan bahwa pelajar yang mengikuti aksi unjuk rasa penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja di Ibu Kota tidak akan dikeluarkan dari sekolah.

Sebab, menurut Anies, para pelajar tersebut apabila melakukan tindakan yang keliru, harus diberikan didikan yang lebih banyak dan berbeda dari orang dewasa.

“Kalau orang dewasa itu melakukan langkah yang salah, silakan dihukum. Kalau anak yang seperti ini silakan didik yang lebih jauh. Karena itu, saya selalu sampaikan sudah tidak zaman lagi kalau anak yang bermasalah malah dikeluarkan dari sekolah,” kata Anies di Jakarta, Kamis (15/10/2020).

“Jadi cara mendekati anak-anak ini harus diajak dialog lebih banyak,” ujarnya.

Nantinya, lanjut dia, apabila sekolah sudah mulai dan gurunya bisa memberi tugas ke pelajar soal Undang-Undang Cipta Kerja itu untuk dikaji, maka bisa ditanyakan mana letak setuju dan tidak setuju dari undang-undang tersebut.

“Jadi nanti guru ngasih tugas aja. Bukan hanya biar sibuk, tapi ini merangsang, mendidik yang lebih jauh. Jadi bukan hanya sekedar surat, bukan,” katanya.

“Anak-anak justru dirangsang. Kalau ada anak yang peduli soal bangsanya bagus dong. Kalau tidak peduli bangsanya yang repot. Sekarang diarahkan. Diarahkan dengan tugas yang mendidik. Jadi kira-kira mindset-nya begitu,” ujarnya.

Anies mengaku suka kalau ada anak yang mau peduli dengan bangsanya. Jika langkah yang dikerjakannya salah, menurutnya, harus dikoreksi.

“Maka, prinsip dengan educational nanti sekolahnya yang memberikan tugas,” tutur Anies.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

BEM SI Lanjut Demonstrasi Di PekanDepan

Sat Oct 17 , 2020
0 (0) Jakarta: Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana menggelar aksi tolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) kembali pada Selasa (20/10/2020) mendatang. Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Remy Hastian mengungkapkan, unjuk rasa susulan direncanakan setelah peserta aksi yang terdiri dari mahasiswa Jabodetabek itu tidak disambut perwakilan representatif […]