Anies Berharap Tak Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 akibat Demo di Jakarta

0
(0)

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan khawatir terjadi lonjakan penyebaran Covid-19 akibat aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang berlangsung sejak Senin hingga Jumat dini hari kemarin.

“Justru yang kami khawatir dengan sangat serius potensi lonjakan kasus, akibat demo yang terjadi di berbagai daerah termasuk di Jakarta,” kata Anies di Jakarta, Sabtu (10/10).

Anies mengatakan ancaman penambahan jumlah pasien Covid-19 usai aksi unjuk rasa itu akan terdata sekitar sepekan atau dua pekan mendatang. Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan lonjakan Covid-19 tidak akan langsung, namun menunggu satu hingga dua pekan. “Mudah-mudahan tidak terjadi,” Anies berharap.

Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat dari kalangan buruh, mahasiswa hingga kelompok anarko berunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI pada beberapa titik di wilayah Jakarta, Kamis.

Aksi yang awalnya berjalan tertib berujung ricuh, bahkan sejumlah fasilitas umum, seperti halte MRT, halte TransJakarta, serta pos polisi dibakar perusuh.

Petugas Polda Metro Jaya menguji cepat (rapid test) terhadap 1.192 orang yang berunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja tersebut, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. (Aza/Ant)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Bertambah Lagi 4.294 Kasus Baru di Indonesia, Total 328.952 Positif Covid-19

Sun Oct 11 , 2020
0 (0) Jakarta – Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah lagi sebanyak 4.294 kasus per hari ini, Sabtu (10/10). Total kasus positif Covid-29 di Tanah Air menjadi 328.952 orang. Sementara total pasien sembuh terdapat 251.481 orang, dan 11.765 pasien meninggal. Secara global, total kasus Covid-19 sudah menembus 37.149.406 orang terkonfirmasi […]