Anggota DPR Minta Program Kartu Prakerja Dihentikan

0
(0)

Jakarta, – Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, turut menyikapi adanya temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap adanya permasalahan dalam tata kelola program Kartu Prakerja, yang dimana hingga saat ini program tersebut telah memiliki 3 angkatan penerima program Kartu Prakerja tersebut.

Sehingga menurut politisi dari partai PAN tersebut, seharusnya program Kartu Prakerja itu harus segera di hentikan, dan melakukan realokasi dari anggaran progran Kartu Prakerja menjadi anggaran untuk pemenuhan bantuan sosial dimasa pandemi COVID-19.

“Dari awal, saya telah menyuarakan agar kartu prakerja tersebut dihentikan. Anggarannya, bisa direalokasi untuk kebutuhan bantuan sosial di masa pandemi ini. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan manfaatnya lebih luas,” kata Saleh kepada awak media, Jakarta (19/6/2020).

“Pelaksananya diberikan kepada PMO (program managment officer) yang berada di bawah menko perekonomian. Sementara, PMO tersebut tidak memiliki mitra kerja di DPR. Agak kesulitan jika diundang untuk rapat,” tambahnya lagi.

Tidak hanya itu, Ia mengungkapkan bahwa terkait dengan sejumlah temuan kejangalan yang ditemukan oleh KPK itu, merupakan temuan yang terbaru dan harus segera ditindak lanjuti, dan juga telah menjawab berbagai pertanyaan masyarakat akan pelaksanaan program Kartu Prakerja.

“Apa yang disampaikan KPK tersebut sudah menjawab sebagian pertanyaan masyarakat. Ini adalah bagian dari program pencegahan yang dilakukan KPK. Walaupun sudah terlaksana tiga angkatan, namun temuan KPK ini tetap aktual dan layak untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Akan tetapi, dengan telah ditemukannya sejumlah kejanggalan terhadap pengelolaan program Kartu Prakerja, namun dalam pelaksanaannya masih juga dijalankan, maka hal yang harus dilakukan oleh pihak-pihak terkait dengan program Kartu Prakerja itu, yakni adanya kritikan dan masukan dari DPR dan KPK, harus dapat dijadikan sebagai referensi dalam pelaksanaan program Kartu Prakerja.

“Kalaupun kartu prakerja ini tetap dilanjutkan, sebaiknya seluruh masukan yang disampaikan DPR, KPK dan masyarakat perlu dijadikan sebagai referensi,” tuturnya.

Perlu diketahui, sebelumnya KPK telah melakukan kajian terhadap program Kartu Prakerja, disusun untuk kondisi normal sesuai Perpres No. 36 Tahun 2020, dengan memakan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp20 triliun dan target peserta mencapai 5,6 juta orang.

Komposisi nilai total insentif pasca-pelatihan dalam program tersebut yaitu sebesar Rp2.400.000/orang dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp150.000/orang, lebih besar dari nilai bantuan pelatihannya itu sendiri yaitu sebesar Rp1.000.000/orang.

Dari kajian tersebut, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan terdapat kemitraan kartu prakerja dengan sejumlah platform digital tidak melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa.

“Kerja sama dengan 8 platform digital tidak melalui mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah [PBJ],” kata Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta (18/6/2020) silam.

Alex menuturkan, penunjukan platform digital di kartu prakerja sarat akan konflik kepentingan. Dari 8 platform digital di program kartu prakerja, 5 di antaranya terdapat konflik kepentingan.

“Terdapat konflik kepentingan pada 5 dari 8 Platform Digital dengan Lembaga Penyedia Pelatihan. Sebanyak 250 pelatihan dari 1.895 pelatihan yang tersedia adalah milik Lembaga Penyedia Pelatihan yang memiliki konflik kepentingan dengan platform digital,” tuturnya.(rri)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ragunan Dibuka Besok, 100 Karyawan Sudah Jalani Tes Cepat dan Hasilnya Negatif

Sat Jun 20 , 2020
0 (0) Jakarta – Sebanyak 100 karyawan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, menjalani tes cepat deteksi dini Covid-19 dalam rangka persiapan pembukaan objek wisata tersebut, Sabtu (20/6). “Pemeriksaan sudah dilaksanakan kemarin (Kamis), total ada 100 karyawan yang dites,” kata Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Ketut Widarsana di […]