Anggaran Covid-19 Pemilu Sembarangan, KPU ” Tidak Bisa Gunakan

Jakarta – Ketua KPU Hasyim Asy’ari menyatakan, tidak bisa sembarangan atau sepihak menggunakan anggaran Covid-19 dimilikinya untuk perlengkapan kesehatan Pemilu 2024. Hal ini merespons virus yang sempat banyak menelan korban jiwa itu terdeteksi meningkat kembali saat ini.

“Pemerintah yang dapat menentukan soal penggunaan anggaran Covid-19 dalam KPU. Jadi kami tidak bisa sembarangan menggunakan,” kata Hasyim di Jakarta, Rabu (6/12/2023) pekan ini.

Keputusan penggunaan anggaran Pemilu 2024 di tengah Covid-19, ia mengungkapkan, hanya bisa ditentukan oleh pemerintah. Karena, anggaran tersebut hanya dapat digunakan dalam kondisi darurat bencana non-alam atau darurat Covid-19.

“Penentuan situasi Covid-19 atau tidak, atau istilahnya darurat bencana, istilah yang digunakan ya darurat bencana non-alam Covid-19. Yang punya kebijakan menentukan adalah pemerintah,” ucapnya.

Oleh sebab itu, ia menegaskan, KPU menunggu keputusan pemerintah untuk penggunaan anggara tersebut. “Anggaran itu digunakan atau tidak, tentu saja merujuk kepada keputusan pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya, Kemenkes RI membeberkan, kasus Covid-19 di Indonesia naik 80 persen. Jumlah kumulatif kasus Covid-19 mingguan mencapai 267 pasien, tepatnya pada periode 28 November hingga 2 Desember 2023.

Angka tersebut, meningkat dibandingkan sebelumnya, yakni 30-40 kasus per minggu. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan kasus Covid-19 si Indonesia.

“Pertama, adanya peningkatan kewaspadaan gejala pneumonia seperti yang merebak di China. Salah satu yang juga diperiksa jika ada keluhan batuk, pilek, kan tes COVID-19, ini gejala awalnya sama,” kata Kepala Biro Komunikasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, Selasa (4/12/2023).

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *