by

Anak Kandung Saifuddin Ibrahim Kecam Kesesatan Ayahnya

Jakarta – Tingkah laku Pendeta Saifuddin Ibrahim atau Abraham Moses yang selalu menyerang Islam juga menuai kecaman dari keluarganya. Anak kandungnya, Ustaz Saddam Husein, turut menyesalkan tindakan ayahnya.

Saddam Husein mengecam tindakan ayahnya yang setelah pindah keyakinan tapi malah membuat kegaduhan dengan menistakan agama lain.

“Naudzubillah Min Dzalik….,” kata Saddam Husein, dikutip dari kanal YouTube Mualaf Centre Aya Sofya.

Dikatakannya, ayahnya pindah agama sejak 2006 silam. Namun yang disayangkan bukan itu saja, tetapi Saifudin kemudian menjadi pendeta dan melakukan hal yang tidak terpuji, yaitu adalah menghina agama Islam.

“Beliau tidak hanya pindah agama saja tetapi mulai menjadi pendeta dan menistakan Islam dan Nabi Muhammad SAW melalui buku-bukunya,” kata Ustaz Saddam Husein.

Betapa buku-buku itu melakukan pelecehan yang luar biasa terhadap Islam.

“Ini buku beliau di halaman 30 isinya hancur semua. Betapa buku ini melakukan pelecehan yang luar biasa terhadap Islam dan judul buku ini lebih kontroversi,” tegasnya.

Saddam Husein sendiri telah menerbitkan sebuah buku yang berjudul ‘Wahai Ayahku Bertaubatlah’ buku itu dibuatnya sebagai jawaban dari buku karangan Saifuddin yang diterbitkan sebelumnya dengan judul ‘Wahai Anakku Bertaubatlah’.

“Maka saya dibantu dengan Ustadz Insan Mokoginta membuat buku bantahan Wahai Bapakku Bertaubatlah,” katanya.

“Dia yang tersesat maka Dia-lah yang harus bertaubat,” kata Saddam Husein.

Menurut Ustaz Saddam Husein, masyarakat tidak perlu heran jika ada orang biasa atau bahkan ustaz yang murtad. Hal ini karena sejak zaman Nabi Muhammad SAW sudah ditunjukkan contoh-contoh manusia tersesat semacam itu.

“Jangan terheran-heran pak, jangan heran bu, bahkan di zaman nabi ada sahabat yang menjadi munafikin, ada juga yang menjadi kafirin. Saya nggak bilang kafir itu non muslim, karena sama dengan Surga itu bukan non neraka. Makanya kafir ini adalah bahasa yang halus, berbeda dengan sebutan terhadap kita yakni domba yang tersesat,” tegasnya. (Nto)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.