Friday, May 7

Amankah Berhubungan Intim Selama Wabah Covid-19?

Jakarta, HN — Anjuran untuk menjaga jarak fisik dan sosial karena wabah ganas Covid-19 tidak lantas membuat hubungan intim suami istri memburuk. Sejumlah pakar dan dokter menyatakan selama salah satu tidak membawa virus, maka hubungan badan tetap aman.

Profesor klinis Departemen Kebidanan dan Ginekologi di David Geffen School of Medicine UCLA, Mark Surrey mengatakan corona tidak menular langsung dari hubungan seksual karena virus ini ditularkan melalui air liur.

“Coronavirus adalah virus pernapasan, dapat ditularkan melalui air liur dan kontak intim Anda, tetapi tidak langsung ditularkan secara genital ” tutur dia seperti dilansir Health.

Faktanya, Covid-19 yang disebabkan SARS-CoV-2 bisa menyebar dari kontak langsung orang ke orang berjarak enam kaki atau dua meter melalui droplet yang keluar dari batuk atau bersin.

Lalu bagaimana jika foreplay dengan ciuman? Jika memang sebelum melakukan hubungan intim ada adegan ciuman, ini lain soal. Profesor di George Washington University’s Milken Institute School of Public Health, Carlos E Rodríguez-Díaz mengatakan, ciuman menjadi praktik yang umum selama hubungan seksual dan virus dapat ditularkan melalui air liur saat berciuman.

Kristin Englund dari departemen penyakit menular di Klinik Cleveland, Amerika Serikat mengatakan hingga saat ini memang tidak ada bukti bahwa Covid-19 menular lewat hubungan seksual vaginal. Namun hal ini berbeda jika memang melakukan ciuman.

Tetapi, jika Anda khawatir pasangan Anda bisa menjadi pembawa virus corona misalnya karena tak menjalankan anjuran jaga jarak fisik dan sosial, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda terinfeksi Covid-19, sebaiknya tunda dulu keinginan Anda berhubungan intim hingga Anda tahu status kesehatannya secara pasti.

Dokter Spesialis Andrologi dan Seksologi RS Siloam Kebon Jeruk, Heru H. Oentoeng mengatakan di sisi lain, faktor keberadaan pasangan selama corona juga penting. Pasangan suami istri yang tinggal serumah dan sama-sama melakukan isolasi diri atau bekerja dari rumah (work from home), tidak terpapar Covid-19 tidak perlu takut berhubungan intim.

“Kalau suami istri hidup serumah sama-sama WFH, tidak kena papar yang lain ngapain takut? Kalau ketularan ya bisa saja terjadi, bukan saat hubungan seksual saja,” kata Heru, seperti dilansir Antara, Selasa (7/4). (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *