Akibat Demonstrasi, Rem Darurat Bisa Berlaku Kembali

0
(0)

Jakarta: Maraknya aksi demonstrasi Undang-Undang Cipta Kerja menjadi kekhawatiran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) timbulnya kluster baru Covid-19.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban menyatakan, bahwa rem darurat bisa kembali diberlakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menekan laju penularan.

“Jadi, dua atau tiga pekan lagi Jakarta mungkin harus siap tarik rem darurat lagi,” kata Zubairi, Rabu (14/10/2020).

Tentu saja, terang Zubairi, dari data yang ada beberapa orang dari demonstran aksi tolak UU Cipta Kerja diketahui positif Covid-19.

Menurut catatan Satgas Penanganan Covid-19, ada 123 demonstran yang hasil rapid test-nya reaktif dari total 2.490 orang yang diperiksa.

“Virus ini dapat menyebar dengan cepat dan luas,” tandasnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kapan Pemerintah Tuding SBY-AHY Dalang Huru-hara?

Wed Oct 14 , 2020
0 (0) Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menanggapi pernyataan pengurus DPP Demokrat, Andi Arief yang meminta klarifikasi tudingan terhadap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai dalang ricuh aksi protes UU Ciptaker. Mahfud menegaskan, pemerintah tidak pernah menyampaikan satupun bahasa tudingan terhadap […]