by

Ajukan Banding UMP 2022, Pengusaha Hormati Desakan Buruh

Jakarta: Kalangan pengusaha menghormati desakan buruh yang meminta banding atas keputusan PTUN Jakarta terkait UMP tahun 2022. Desakan buruh itu dilakukan dengan melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI meminta Pemprov mengajukan banding keputusan PTUN tersebut.

“Saya menilai hal itu sebagai suatu hal yang wajar saja penyampaian pendapat suatu hal yang dilindungi oleh undang-undang,” kata Wakil Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Rabu (20/7/2022).

Meski demikian, lanjutnya, keputusan PTUN Jakarta terkait UMP tahun 2022 juga wajib dihargai.

“Keputusan itu sudah ada analisa, sudah pertimbangan yang matang yang disampaikan oleh PTUN terkait UMP 2022,” kata Anggawira.

Menurutnya, keputusan itu juga didasarkan kondisi pandemi yang berdampak pada pengusaha.

“Memang satu tahun kemarin situasi yang cukup sulit,” ujarnya.

Pengusaha, lanjutnya mempersilakan untuk membuka ruang dialog dengan pemerintah dan buruh terkait masalah ini. Apalagi, pengusaha juga dihadapi persoalan melambungnya harga komoditas akibat dampak konflik Rusia Ukraina.

“Kita sadari harga komoditas melambung terkait situasi geopolitik yang ada. Nah makanya perlu suatu komunikasi juga antar kita pekerja, pengusaha dan pemerintah untuk memberikan solusi sekiranya dapat meringankan beban pekerja,” ucapnya.

Diakuinya, kondisi pengusaha masih belum kembali normal terdampak pandemi yang masih berlangsung saat ini dan ditambah dampak inflasi.

“Situasi dampak inflasi akibat kenaikan harga komoditas ini memang sebelumnya tidak kita prediksikan,” ujar Anggawira.