Ahmad Riza Patria: Izin Keramaian Bukan ke Pemda, tapi Ditujukan ke Kepolisian

0
(0)

Jakarta – Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan Pemprov DKI Jakarta tidak pernah mengeluarkan izin keramaian termasuk kegiatan yang dilakukan pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Barat.

Menurut Riza, tidak ada surat permohonan izin atau pemberitahuan kegiatan yang akan dilakukan oleh Rizieq. Terlebih lagi, izin keramaian itu diberikan dan akan dikeluarkan kepolisian, bukan oleh Pemprov DKI.

“Permohonan izin keramaian itu bukan ditujukan pada Pemda, tapi izin keramaian itu ditujukan pada kepolisian. Kalau kepada pemda, umpamanya mau pinjam Monas begitu,” kata Riza saat dihubungi di Jakarta, Selasa (17/11).

Baca Juga : Polda Jabar Nyatakan Kegiatan Habib Rizieq Melanggar

Terkait dengan pernyataan dari pihak Wakil Sekretaris Umum sekaligus pengacara FPI Aziz Yanuar yang menyebutkan bahwa pihaknya sudah memberitahukan acara yang mereka buat, terutama Maulid Nabi, kepada pemerintahan di DKI (Dishub) serta undangan pada pihak kepolisian, Riza kembali menegaskan bahwa perizinan tersebut bukan urusan Pemprov DKI.

“Yah enggak tahu, izinnya enggak ke kami. Urusan Maulid enggak ada izin ke Pemda. Selama ini orang banyak melaksanakan Maulid enggak ada minta izin ke Pemda dan aturannya juga bukan ke Pemda. Kalau izin keramaian itu sesuai peraturan perundang-undangan izinnya ke kepolisian,” ujar Riza.

Terkait dengan surat dari Wali Kota Jakarta Pusat yang berisi imbauan bagi kegiatan di Petamburan tersebut, Riza menyebut hal tersebut untuk memastikan tetap diterapkannya protokol kesehatan mencegah Covid-19 di acara itu, yang dimaksudkan untuk pengingat.

Tetapi, dia menyebutkan bahwa imbauan dari Pemkot Jakarta Pusat itu juga bukan berdasarkan pemberitahuan panitia pada pihak Pemda, namun tahu berdasarkan informasi dari media sosial. “Bukan (karena diberi tahu), surat itu karena kita tahu mau ada (acara). Itu berita di media sosial ramai, kita berinisiatif,” tuturnya.

“Ya pokoknya informasi yang kami terima adalah bahwa tim kita mendengar adanya rencana (maulid) untuk itu Pemprov melalui kota madya melalui Pak Wali Kota melayangkan surat agar pelaksanaan kegiatan memenuhi protokol COVID-19. Maulidnya bukannya tidak boleh, itu boleh,” ucap Riza. (Aza/Ant)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Penanganan Covid -19 Sebut Kasus Aktif di Bawah 50

Fri Nov 20 , 2020
0 (0) Jakarta : Jumlah kasus aktif di Indonesia per 19 November 2020 berada di angka 61.306 kasus atau 12,67%. Angka ini masih lebih rendah dari rata-rata dunia sebesar 28,02%. Sedangkan penambahan kasus positif sebanyak 4.798 kasus. Jumlah kasus sembuh sebanyak 406.612 atau 84% dibandingkan rata-rata dunia 69,58%. , Untuk […]