Ada Intensi KPU Untungkan Gibran Soal Debat Cawapres Di Tiadakan

Jakarta – Perubahan debat capres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tanggapai Pengamat politik yang merupakan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tidak blunder terkait format debat Pilpres 2024.

Sesi debat di Pilpres 2024 akan berbeda dengan Pilpres 2019. Sesi untuk cawapres akan dihadiri capres masing-masing—sebelumnya tidak.

“Kalau narasinya bahwa debat cawapres tidak dibuat khusus namun tetap satu paket dengan paslon, meski porsi cawapres tetap lebih banyak, sulit untuk tidak membuat publik beropini bahwa ada intensi menguntungkan Gibran,” kata Titi saat dihubungi, Sabtu (2/12).

Bagaimana pun, menurut Titi, format debat itu harus dibahas bersama dengan semua pasangan calon (paslon). “Kalau semua paslon setuju ya artinya kan produk bersama,” ujarnya.

“Semestinya KPU kembali pada perintah UU saja, jangan ciptakan blunder baru. Blunder atau kontroversi hanya akan menggerus kepercayaan publik pada KPU. KPU fokus saja bekerja dengan profesional, patuh pada UU, dan lakukan inovasi tanpa melanggar aturan main,” kata Titi.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *