Tuesday, April 20

Ada Infeksi Virus Corona di KRL, Kemenhub Masih Bungkam

Jakarta – Tiga pengguna kereta rel listrik (KRL) Commuterline dinyatakan positif virus corona (Covid-19) setelah dites swab PCR oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin (4/5). Tiga pengguna KRL itu diketahui berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Kejadian itu semakin menuai kritik dari Bupati Bogor, Ade Yasin, yang sebelumnya pernah meminta agar operasional KRL segera disetop untuk mencegah penyebaran corona. Ade mengatakan, penyebab semakin banyaknya kasus positif Covid-19 di Jabodetabek karena KRL masih beroperasi, bahkan di saat pemerintah daerah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Kalau pun pemerintah (pusat) tetap memutuskan KRL beroperasi, tentunya pembatasan penumpang harus diperketat atau seleksi dengan menunjukan kartu identitas tempatnya bekerja (bekerja di delapan sektor yang dikecualikan),” ungkapnya di Bogor, Senin (4/5).

Indonesiainside.id sejak siang tadi berusaha memintai tanggapan Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, ihwal opsi operasional KRL dari Ade itu. Namun, hingga berita ini diunggah, Adita belum memberikan repons apa pun.

Sedianya, jajaran Kemenhub termasuk Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, diagendakan mengadakan rapat secara virtual dengan media hari ini. Tetapi agenda tersebut tertunda karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan rapat terbatas di waktu yang sama. (AIJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *