86 Kota Alami Kenaikan Harga Beras, Mendagri Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga

Jakarta – Sebanyak 86 kota di Indonesia mengalami kenaikan harga beras. Hal ini di katakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta meminta pemerintah daerah (pemda) memberikan perhatian terhadap kenaikan harga beras.

“perlu kita atensi adalah beras hampir semua 86 kota dari 90 kota menjadi sampel (survei perkembangan harga) semua beras naik”, Ujar Mendagri dalam keterangannya, Rabu (6/9/2023).

Bahkan hal ini sudah dibicarakan dalam ratas (rapat terbatas) yang dipimpin oleh Bapak Presiden minggu lalu, nanti akan kami laporkan kembali kepada beliau.

Tito membeberkan, saat ini masih ada sejumlah daerah yang terus memproduksi beras. Namun, beberapa di antaranya mengalami kekeringan akibat fenomena El Nino.

Selain itu, lanjutnya, saat ini harga beras dunia sedang mengalami kenaikan. Sehingga negara penghasil beras seperti India, menghentikan ekspornya karena lebih fokus pada penyediaan di negaranya.

“Beberapa negara sudah menutup impor seperti India dan juga beberapa negara sudah mulai menjaga negerinya. Hal itu juga membuat harganya menjadi meningkat karena suplai kurang, harganya meningkat kemudian,” katanya, menjelaskan.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas beras menjadi penyumbang inflasi terbesar pada Agustus 2023 sebesar 0,05 persen. Dari 90 kota yang disurvei BPS, sebanyak 86 kota di antaranya mengalami inflasi komoditas beras.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *