70 Persen Pendemo yang Ditangkap Berstatus Pelajar

0
(0)

Surabaya: Berdasarkan data yang disampaikan Direktur Intelkam Polda Jatim Kombes Pol Slamet Hariyadi, bahwa di beberapa titik tercatat, antara 65-70 persen dari pendemo yang diamankan pada saat demonstrasi pada 8 Oktober lalu adalah pelajar SMA/SMK.

Dengan tingginya angka partisipasi pelajar tersebut, Kombes Pol Slamet membuka kesempatan untuk koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Sekolah-Sekolah dalam melakukan pengawasan kepada pelajar. Dirinya meminta para pendidik dan kependidikan untuk bisa meningkatkan sinergi melalui satuan-satuan Kepolisian baik di Polres dan Polsek di Jawa Timur.

“Bapak Ibu sekalian tidak perlu khawatir. Bapak Ibu sekalian tidak sendirian, kita akan selalu mendampingi untuk membina anak-anak kita,” ungkap Slamet Hariyadi, Rabu (14/10/2020).

Sementara itu, menindaklanjuti arahan dari Gubernur Khofifah, Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jatim Wahid Wahyudi meminta para Kepala Sekolah dan guru agar memantau semua kegiatan pelajar khususnya mulai pukul 10.00 hingga 14.00 siang. Dirinya juga meminta agar guru wali kelas juga masuk ke dalam grup whatsapp grup pelajar untuk mempermudah pemantauan.

“Saya ingin semua dipantau jam 10.00 sampai 14.00 siang termasuk hari Sabtu dan Minggu,” pesan Wahid menindaklanjuti.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Akibat Demonstrasi, Rem Darurat Bisa Berlaku Kembali

Wed Oct 14 , 2020
0 (0) Jakarta: Maraknya aksi demonstrasi Undang-Undang Cipta Kerja menjadi kekhawatiran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) timbulnya kluster baru Covid-19. Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban menyatakan, bahwa rem darurat bisa kembali diberlakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menekan laju penularan. “Jadi, dua atau tiga pekan lagi Jakarta mungkin […]