by

6 Orang Tewas Bom Bunuh Diri Kongo

Beni: Pelaku pembom bunuh diri menyerang sebuah restoran dan bar di Beni pada Hari Natal, menewaskan sedikitnya enam orang di kota Kongo timur.

Tembakan keras terdengar tak lama setelah bom meledak, dengan kerumunan panik melarikan diri dari pusat kota.

Jenderal Sylvain Ekenge, juru bicara gubernur Kivu Utara, mengatakan penjaga keamanan telah memblokir pengebom memasuki bar yang ramai dan orang tersebut meledakkan bahan peledak di pintu masuk.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari keramaian selama musim liburan,” katanya. “Di kota dan wilayah Beni, pada saat ini sulit untuk mengetahui siapa sebagai siapa.”

Rachel Magali telah berada di bar-restoran selama sekitar tiga jam dengan saudara iparnya dan beberapa orang lainnya ketika dia mendengar suara keras di luar.

“Tiba-tiba kami melihat asap hitam mengelilingi bar dan orang-orang mulai menangis,” katanya, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (26/12/2021).

“Kami bergegas ke pintu keluar di mana saya melihat orang-orang berbaring. Ada kursi plastik hijau berserakan di mana-mana dan saya juga melihat kepala dan lengan tidak lagi menempel. Itu benar-benar mengerikan.”

Di antara yang tewas adalah dua anak, menurut Walikota Narcisse Muteba, yang juga seorang kolonel polisi. Sedikitnya 13 orang lainnya terluka dan dibawa ke rumah sakit setempat.

“Penyelidikan sedang dilakukan untuk menemukan pelaku serangan teroris ini,” katanya kepada AP.

Kota itu telah lama menjadi sasaran pemberontak dari Pasukan Demokrat Sekutu (ADF), sebuah kelompok yang asal-usulnya terlacak dari negara tetangga Uganda. Tetapi afiliasi ISIS mengaku bertanggung jawab atas dua ledakan di Beni pada bulan Juni.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *