by

49 Negara Diizinkan Mengunjungi Arab Saudi, kecuali Indonesia

Suasana jalanan di Arab Saudi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Riyadh —Mulai 1 Agustus, Arab Saudi membuka pintunya kepada wisatawan dari 49 negara yang ingin mengunjungi kerajaan terbut, demikian lapor laman Saudi Gazette hari Selasa. Wisatawan akan menerima layanan yang membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan visa elektronik selama setahun sekaligus memungkinkan mereka untuk tetap mencapai 90 hari di negara ini.

Kondisi untuk memperoleh visa wisata dan memasuki Arab Saudi adalah harus sudah vaksin penuh dengan salah satunya disetujui di Inggris dengan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang diambil dalam waktu 72 jam, dihitung sejak keberangkatan dan pendaftaran dilakukan pada portal yang dirujuk Kerajaan. Di antaranya web visitsaudi.com atau portal muqeem.sa menyediakan pendaftaran elektronik untuk wisatawan asing yang ingin bepergian ke Arab Saudi.

Wisatawan dan pengunjung dari 49 negara memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan e-Visa. Para wisatawan dapat melakukan umrah dan melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan pariwisata di Arab Saudi.

Wisatawan yang diizinkan untuk mendapatkan visa adalah dari Amerika Serikat, Kanada, Andorra, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Belanda, Hongaria, Islandia, Irlandia , Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Monako, Montenegro, Norwegia, Polandia dan Portugal.

Wisatawan dari Rumania, Rusia, San Marino, Slovakia, Slovenia, Ukraina, Inggris, Swiss, Spanyol, Brunei, China (termasuk Hong Kong dan Makau), Jepang, Kazakhstan, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Oseania, Australia dan Selandia Baru adalah Juga diizinkan untuk mengunjungi Arab Saudi. (NE)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *