by

Digugat Mayoritas Perempuan , Ustadz Yusuf Mansur Tenang,

Tangerang – Sidang perdana gugatan ingkar janji yang diduga dilalukan dai kondang Yusuf Mansur, Kamis (6/1/2022) berlangsung tanpa kehadiran si ustadz. Ia diwakili Ariel Mohtar, kuasa hukumnya. Yusuf tetap tenang di rumahnya. Padahal emak-emak rela datang ke sidang. Ada ibu yang datang dari Boyolali, Jateng.

Dalam kasus ini penggugat yang mayoritas emak-emak menggugat PT Inext Arsindo, Jam’an Nurchotib Mansur alias ustadz Yusuf Mansur, dan Jody Broto Suseno. Ketiganya digugat karena diduga telah melakukan ingkar janji atau wanprestasi terkait patungan usaha hotel dan apartemen haji dan umroh.

Selepas sidang, pengacara Ariel Mohtar menyampaikan pesan dari Yusuf Mansur. Apa katanya?

“Tadi pesan Ustadz Yusuf Mansur minta didoakan agar lancar dan semuanya diberikan yang terbaik. Bisa dilihat di sosial medianya beliau banyak bicara terkait yang sudah dialaminya. Beliau selalu kooperatif terhadap proses hukum,” kata Ariel kepada wartawan di PN Tangerang, Kamis (6/1/2022).

Dicek dari jadwal di SIPP PN Tangerang diketahui setidaknya Ustaz Yusuf Mansur digugat membayar sebanyak yaitu Rp 337.960.000 ditambah Rp 560.156.390 ditambah 785.360.000 sehingga totalnya sekitar Rp 1.683.476.390.

Para penggugat meminta ketiga tergugat, termasuk Ustaz Yusuf Mansur, membayar senilai total Rp 785.360.000 plus Rp 560 juta dan Rp 337 juta.

Dalam petitum dalam gugatannya, emak emak minta gugatannya diterima dan dikabulkan. Juga

minta secara hukum bahwa Para Tergugat telah melakukan ingkar janji (wanprestasi);

Juga minta Sertifikat Patungan Usaha Hotel dan Apartemen Haji dan Umroh yang ditandatangani oleh Tergugat II adalah sah dan berharga serta mengikat Para Pihak.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *