by

252 Kasus Varian Omicron Di DKI Jakarta, PTM 100 Persen Terus Berjalan

HarianNasional.Com, Jakarta – Semakin meningkat penyebaran varian Omicron di DKI Jakarta sepertinya belum saatnya meninjau ulang pemberlakuan PTM 100 Persen.

Bahkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen di sekolah-sekolah tidak akan diberhentkan meski belakangan kasus Covid-19 varian Omicron terus berkembang di Jakarta.

“Berjalan, ini saya di Cakung Barat, berjalan sementara belum ada kebijakan untuk di setop,” tutur Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah kepada wartawan, Selasa (4/1/2021).

Taga memastikan, pihaknya setiap hari terus memantau jalannya pelaksanaan PTM. Pemantauannya meliputi kondisi dan kehadiran peserta didik hingga sistem PTM itu sendiri yang digunakan.

Ia menekankan, pemantauan dilakukan langsung oleh masing-masing Kepala Sekolah yang kemudian laporannya diserahkan pada Disdik DKI Jakarta.

“Jadi bisa mendeteksi sedini mungkin,” jelasnya.

Di sisi lain, ketentuan PTM sendiri sifatnya tidak memaksa siswa untuk masuk dalam situasi pandemi Covid-19. Tapi dalam aturan ini menyerahkan segala keputusan pada orang tua terkait boleh tidaknya anak mengikuti PTM, Meskipun ada pihak sekolah yang tidak menyampaikan boleh tidaknya pembelajaran via daring.

“Artinya kita mencoba untuk memgakomodir masyarakat yang masih ingin atau khawatir kesehatan anaknya terganggu. Masih juga mungkin juga karena orang tua itu (takut) anaknya punya penyakit bawaan,” tandasnya.

Sebagai informasi, penerapan PTM 100 persen menjadi dilema mengingat kasus Covid-19 varian omicron yang tengah berkembang di Indonesia. Total ada sebanyak 252 kasus positif Covid-19 varian omicron di Ibukota hingga Selasa 4 januari 2021.

Di sisi lain, Status PPKM di Jakarta meningkat dari sebelumnya di Level 1 kini menjadi Level 2. Secara tak langsung sejumlah aturan pun ikut diperketat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *