PSBB DKI, Jumlah Pegawai Dibatasi 25 Persen

0
(0)

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, aktivitas kantor pemerintahan di zona dengan resiko tinggi dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dua pekan mendatang dibolehkan beroperasi dengan masksimal 25 persen kehadiran pegawai.

Anies mengatakan, ketentuan itu sejalan pula dengan peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN/RB).

“Jakarta dua pekan ke depan mengizinkan dengan ketentuan KemenPAN-RB tersebut,” kata Anies dalam keterangan pers di Balai Kota Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Anies mengatakan, para pimpinan berhak melakukan penyesuaian yang memungkinkan lebih dari 25 persen pegawai misalnya terkait aktivitas kebecanaan, penegakan hukum, dan sejenisnya.

Namun, lanjut Anies, pihaknya akan menutup kantor hingga gedung selama tiga hari bila muncul kasus positif corona.

“Bukan hanya kantornya tapi gedungnya harus tutup dalam tiga hari operasi, ini diatur dalam Pergub 88,” terangnya.

Dikatakan, selama dua pekan ini akan fokus pembatasan di area pemerintahan dengan menjaga kedisiplinan jam kerja dan mengatur jumlah pegawai.

“Di area pemerintahan kedisiplinan mengatur jam kerja dan mengatur jumlah pegawai lebih baik, di swasta harus ada peningkatan, diwajibkan pimpinan mengatur, harapannya bisa menekan kasus bermunculan di klaster perkantoran, ini berlaku dua pekan ke depan,” pungkasnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *