KRL Keluarkan Aturan Tambahan PSBB Total

0
(0)

Jakarta: Menyusul akan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di Jakarta, mulai Senin 14 September 2020 PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) pun akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat bagi para penumpang.

Salah satu yang akan terus diperhatiakn yakni membuka jendela di setiap ujung gerbong KRL. Hal itu berguna untuk memberikan ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup saat jam sibuk setiap harinya.

“Untuk mengoptimalkan sirkulasi dan ventilasi udara di dalam kereta, maka jendela KRL di ujung-ujung tiap kereta akan dibuka saat kereta beroperasi di jam sibuk. Pintu KRL sisi kanan maupun kiri juga akan dibuka seluruhnya ketika tiba di stasiun akhir,” ujar VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, dalam keterangan tertulisnya kepada awak media pada Sabtu (12/9/2020).

Sementara itu, di masa PSBB total ini KRL sendiri akan beroperasi mulai pukul 04.00 WIB hingga 21.00 WIB. Jam operasi ini nantinya terus dievaluasi dengan mempertimbangkan kondisi pengguna di masa PSBB.

Dari segi pengguna, jumlahnya masih akan terus dibatasi setiap gerbong kereta. Sesuai aturan yang berlaku agar kapasitas pengguna hanya 50 persen, KCI juga membatasi tiap kereta hanya dapat diisi 74 orang atau sekitar 45 persen dari kapasitas kereta.

Pembatasan ini dijaga melalui penyekatan di sejumlah zona antrean yang ada di stasiun. Untuk menghindari kepadatan, pengguna dapat memantau langsung kondisi real time antrean di stasiun dari aplikasi KRL Access versi terbaru.

Selain itu, di seluruh stasiun KRL yang berjumlah 80, saat ini telah dilengkapi wastafel tambahan untuk memudahkan pengguna mencuci tangan sebelum dan setelah naik KRL. Di stasiun dan KRL juga tersedia marka jaga jarak sebagai pedoman posisi pengguna untuk duduk maupun berdiri.

Sementara aturan tambahan di KRL selama masa PSBB juga tetap berlaku. Aturan-aturan tambahan ini yaitu bagi orang lanjut usia atau berusia 60 tahun ke atas, tiap harinya hanya dapat menggunakan KRL di luar jam sibuk yaitu pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

“Para pengguna yang membawa barang sesuai ketentuan namun ukurannya dapat mengganggu penerapan jaga jarak aman di KRL juga hanya dapat naik di luar jam sibuk, Sedangkan anak balita untuk sementara masih dilarang untuk naik KRL. Aturan ini penting untuk selalu diikuti demi kesehatan bersama,” pungkas Anne.(rri)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *