RSUD Pasar Minggu Dan Cengkareng, Menjadi RS Melayani Pasien Khusus Covid-19.

0
(0)

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akan menjadikan dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu dan Cengkareng, menjadi rumah sakit (RS) yang sepenuhnya akan melayani pasien khusus Covid-19.

Dengan demikian, nantinya pasien non Covid-19 akan dialihkan ke beberapa rumah sakit lain untuk melanjutkan perawatan.Z

“Ke zdepan kita jadikan RSUD Pasar Minggu dan RSUD Cengkareng diubah menjadi RS khusus Covid-19,” kata Anies dalam konferensi pers penetapan PSBB DKI Jakarta, Rabu (9/9/2020) kemarin.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Konferensi Pers terkait PSBB. /Foto: Pemprov DKI Jakarta/ .jpg
Selain itu, merespons peningkatan kasus positif Covid-19 di Jakarta, pihaknya bakal menambah jumlah tenaga kesehatan (nakes), guna mengantisipasi kondisi yang semakin kritis.

Anies menyatakan, pihaknya bakal memberikan perhatian dan perlindungan ekstra terhadap para nakes, mengingat angka kematian tenaga ahli kesehatan juga sudah lebih dari 100 orang.

“Kami baru saja merekrut 1.174 tenaga kesehatan profesional dan terus akan kami tambah,” imbuhnya.

Berdasarkan data per Rabu (9/9), Jakarta kembali menjadi provinsi yang memiliki jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 terbanyak. Yaitu, mencapai 49.837 kasus. Dari jumlah tersebut, ditemukan kasus aktif sebanyak 11.245 kasus, 37.245 sisanya telah pulih, dan 1.347 orang dinyatakan meninggal dunia.

Seperti yang diketahui, Anies Baswedan memutuskan menarik kebijakan rem darurat di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi fase 1. Itu artinya pembatasan di tengah Pandemi Covid-19 Jakarta kembali ke awal, yakni seperti saat PSBB.

“Dalam rapat gugus tugas covid DKI tadi sore, disimpulkan bahwa kita akan menarik rem darurat, yang itu artinya kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu. Bukan lagi PSBB transisi tapi kita harus melakukan PSBB sebagaimana masa awal dulu,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam konferensi pers di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta, Rabu (9/9/2020).

RSUD Cengkareng (Doc Istimewa) .jpg
Anies memprediksi, jika kapasitas tempat tidur isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit akan penuh pada 17 September mendatang, apabila PSBB total tak diterapkan. Bahkan dengan skenario penambahan kapasitas tampung RS, ia tetap memproyeksikan daya tampung RS tidak akan mencukupi.

Dengan penerikan rem ini, PSBB seperti sediakala akan dimulai 14 September mendatang. Semua kantor di Jakarta diharuskan menerapkan bekerja dari rumah (WFH) kembali secara penuh.

Selain, itu Anies juga kembali akan menutup tempat-tempat rekreasi atau hiburan, termasuk restoran. Ia pun meminta agar tempat ibadah di zona merah DKI supaya ditutup.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *