Mulai Bioskop, Sepeda Masuk Tol, PSBB Total

0
(0)

Jakarta: Sejumlah terobosan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah dilakukan dengan berbagai cara dalam melawan virus Covid-19.

Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sampai mengambil langkah mencenangkan yakni ingin membuka kembali bioskop di tengah Covid-19 pada Rabu (26/8/2020) lalu.

Salah satu pertimbangan bioskop akan kembali dibuka karena masyarakat bisa merasa bahagia ketika menonton film. Rasa bahagia itu dinilai meningkatkan imun, sehingga bisa meminimalisir risiko dari virus corona.

“Waktu dekat ini kegiatan bioskop di Jakarta akan kembali dibuka dan protokol kesehatan akan ditegakkan lewat regulasi detail dan pengawasan ketat,” kata Anies.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menjelaskan bahwa rencana pembukaan bioskop sudah melewati berbagai kajian dari berbagai negara. Ada 47 negara yang kembali membuka bioskop. Bahkan Korea Selatan tidak pernah menutupnya sejak corona mewabah.

Tentu saja, rencana Anies tersebut tidak berjalan mulus, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN, Zita Anjani mengaku tidak sepakat atas kebijakan Anies yang bakal membuka bioskop dalam waktu dekat. Menurut Zita, pembukaan bioskop di saat kasus konfirmasi Covid-19 sedang tinggi adalah cara berpikir yang salah.

“DKI lagi perang, bertempur kalahkan wabah, positivity ratenya lagi naik, kenapa masih sempat berpikir untuk hiburan. Ini cara berpikir yang salah menurut saya. Katanya based on data, tapi data yang ada tidak sinkron dengan kebijakan yang dibuat,” kata Zita Jumat (28/8/2020) lalu.

Tak hanya soal pembukaan bioskop saja, ada juga gebrakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lainnya, yakni Usulan agar Inner Ring Road atau Tol Dalam Kota dapat dilintasi oleh pengendara sepeda Road Bike. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo usai rapat pimpinan di Balai Kota.

“Kami dari pak Gubernur mengusulkan kepada pak Menteri PUPR untuk disiapkan satu ruas tol, tepatnya mulai di Kebon Nanas sampai dengan ke arah Tanjung Priok satu sisi,” kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/8/2020) lalu.

Syafrin menjelaskan usulan Anies sejalan dengan animo masyarakat yang tinggi untuk bersepeda. DKI menilai sudah banyak masyarakat yang berolahraga dan menjadikan sepeda sebagai gaya hidup.

“Ini teridentifikasi kemarin terakhir pengguna sepeda di kawasan jalur sepeda sementara di Jalan Sudirman-Thamrin-Medan Merdeka Barat sangat tinggi,” jelas dia.

Dengan identifikasi tersebut, Anies mengusulkan agar satu lajur jalan tol dapat digunakan pesepeda road bike. Setidak-tidaknya Syafrin memperkirakan panjang jalur sepeda tersebut ialah sekitar 10 kilometer hingga 12 kilometer.

Hanya saja, terobosan yang dilakukan Anies tersebut seakan sirna setelah dirinya memutuskan untuk menarik rem darurat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara total.

Dengan demikian, penerapan PSBB transisi di Jakarta pun dicabut dan PSBB kembali diterapkan pada Senin, 14 September mendatang.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor seperti ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh dan tingkat kematian yang tinggi.

“Tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali untuk menarik rem darurat sesegera mungkin,” kata Anies dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal Youtube Pemprov DKI, Rabu (9/9/2020) kemarin.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *