Polisi Korban Pengeroyokan Insiden Ciracas Luka Tusuk

0
(0)

Jakarta: Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menyebutkan bahwa salah satu dari dua polisi korban pengeroyokan insiden Ciracas, Jakarta Timur, mengalami luka tusuk senjata tajam.

Yusri menuturkan, korban yang mengalami tusukan senjata tajam itu bernama Bripda Bernandus Dimas, Anggota Kompi 3 Pleton 2 Dalmas Ditsamapta Polda Metro Jaya.

“Dia mengalami luka sobek pada bagian wajah, memar di seluruh wajah, luka belakang kuping kiri 7 jahitan, dan luka tusuk benda tajam di belakang paha kanan,” ujar Yusri saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa (01/09/2020).

Sedangkan personel polisi yang menjadi korban lainnya, yakni Bripka Tukin, Anggota Unit VII VIP Ditpamobvit Polda Metro Jaya, mengalami luka memar parah di bagian wajah kanan.

“Keduanya terkena sweeping saat hendak pulang dinas,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, segerombolan orang tidak dikenal melakukan penyerangan dan perusakan sejumlah fasilitas hingga kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (29/8) pukul 01.45 WIB.

Gerombolan yang dipekirakan mencapai 100 orang dan diduga melibatkan anggota TNI itu melakukan penyerangan dan membakar kendaraan yang parkir di halaman Polsek Ciracas.

Akibat kejadian itu, bagian pagar Mapolsek roboh. Selain itu kaca bagian depan Mapolsek Ciracas pecah.

Hingga kini peristiwa tersebut masih didalami oleh tim kepolisian dan juga TNI.

Selain melakukan penyerangan dan pembakaran Polsek Ciracas serta beberapa fasilitas publik, gerombolan itu juga menyerang dan melakukan pengeroyokan terhadap dua polisi dan beberapa warga sipil.

Diduga kecelakaan tunggal yang dialami Prada M. Ilham menjadi pemicu awal penyerangan dan perusakan terhadap sejumlah fasilitas dan Markas Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu lalu.

Diduga Prada M. Ilham memutar balik fakta dan menyebar berita bohong dengan menyebutkan luka-luka yang dialaminya akibat kecelakaan tunggal tersebut adalah bekas pengeroyokan anggota polisi.

Akibat berita bohong itulah, 100 massa berhasil terpancing amarahnya, dan diduga kuat melibatkan oknum anggota TNI juga di dalamnya, untuk melakukan penyerangan dan perusakan sejumlah fasilitas berikut Markas Polsek Ciracas, Jakarta Timur.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *