Wamenkeu: Semakin Indonesia Tidak Aman dari Covid-19, Penurunan Ekonomi Semakin Dalam

0
(0)

Jakarta – Pandemi Covid-19 membuat aktivitas perekonomian karut marut. Wakil Menteri Keuangan, Suhasil Nazara mengatakan, selama vaksin Covid-19 belum ditemukan, selama itu pula potensi ekonomi tertekan masih berlanjut.

“Karena Covid-19 belum ada vaksinnya, cara mengurangi penularan ialah dengan mengurangi interaksi antarorang. Artinya ekonomi menurun, aktivitas sosial berhenti kemudian konsumsi, investasi berhenti, ekspor dan produksi mengalami penurunan,” katanya, Kamis (6/8) dalam webinar Keterbukaan Informasi Publik 2020: UMKM Melejit, Ekonomi Bangkit.

Semakin tinggi rasa tidak aman, lanjutnya, penurunan ekonomi akan makin dalam. Karenanya, sejak kasus Covid-19 pertama kali muncul di tanah air, pemerintah segera mengambil langkah antisipatif penyelamatan ekonomi dengan menerbitkan Perppu Nomor 1 tahun 2020 yang kemudian diundangkan menjadi Undang-Undang Nomor 2 tahun 2020.

“Karena kegentingan yang memaksa, namun bukan kegentingan yang telah kita lewati. Ini kegentingan karena kita melakukan antisipasi,” imbuhnya.

Suhasil menekankan, kegentingan akibat pandemi Covid-19 pun masih berlanjut sampai hari ini. Lima bulan sudah terlewati, tapi Covid-19 belum juga pergi dari bumi pertiwi yang menyebabkan perekonomian terhenti.

“Bahkan sekarang pun kita masih merasa kegiatan ekonomi belum bergerak seperti halnya tahun lalu,” tuturnya.

Suhasil menjelaskan, Pemerintah lalu mengeluarkan Perppu Nomor 1 tahun 2020 dalam konteks penyelamatan ekonomi. Penerbitan Perppu dimaksudkan agar pemerintah leluasa mengeluarkan belanja negara di tengah minimnya pemasukan.

“Artinya dalam bahasa teknis keuangan negara , defisit membesar. Karena kita memiliki batas defisit maka kita memerlukan relaksasi, inilah relaksasi yang diberikan oleh Perppu tersebut,” ujarnya. (SD)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *