Pemprov DKI Lakukan Pengereman Darurat PSBB Transisi Lewat Ganjil Genap Kendaraan

0
(0)

Jakarta – Peniadaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) di Ibu Kota membuat pembatasan pergerakan orang di Jakarta menjadi longgar. Karenanya, Pemprov DKI memutuskan menerapkan kembali pembatasan kendaraan Ganjil Genap mulai hari ini, Senin (3/8).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo berharap, kebijakan ini dapat menumbuhkan kesadaran warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Sejalan, mulai terbentuknya sistem piket kerja di perkantoran di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Bagi warga yang memiliki kendaraan nopol paling belakang dengan angka ganjil, maka otomatis yang bersangkutan akan meminta ke kantor untuk mendapatkan jadwal kerja di rumah pada tanggal genap, karena tanggal itu dia tidak bisa berangkat ke kantor,” terang Syafrin, Ahad (2/8).

Ia menyatakan, pembatasan kendaraan Ganjil Genap merupakan salah satu rem darurat mempersempit aktivitas warga di luar rumah selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi fase pertama. Mencegah penyebaran dan penularan covid-19 lebih massif.

“Kebijakan Ganjil Genap ini menjadi emergency brake yang diterapkan Pemerintah Provinsi DKI di tengah-tengah pandemic, untuk kembali mengingatkan warga bahwa kita jangan melakukan mobilitas untuk kegiatan yang tidak penting. Tetap tinggal di rumah saja, sehingga kita bisa segera mengatasi dan mencegah wabah ini semakin cepat,” lanjut Syafrin.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo menyampaikan, pihaknya siap mendukung kebijakan Ganjil Genap dan melakukan penindakan jika ditemukan pelanggaran. Sosialisasi akan dilakukan selama tiga hari.

“Artinya Senin-Selasa-Rabu belum akan ada penindakan dengan tilang, baik secara manual maupun e-TLE, tetapi di hari Kamis, bersamaan selesainya Operasi Patuh, baru kita laksanakan penindakan,” terang Sambodo.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *