Kasus Infeksi Bertambah, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tidak Mudik Idul Adha

Jakarta– Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat tidak mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Adha, mengingat jumlah kasus positif Covid-19 masih meningkat. Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan daerah yang menjadi asal dan tujuan mudik juga merupakan penyumbang kasus Covid-19 terbesar di Indonesia pada Rabu (29/7).

Kelima daerah tersebut yakni DKI Jakarta sebanyak 577 kasus, Jawa Timur sebanyak 359 kasus, Jawa Tengah sebanyak 313 kasus, Sumatera Utara sebanyak 241 kasus, dan Sulawesi Selatan sebanyak 128 kasus. “Penyumbang kasus besar adalah juga daerah tujuan dan asal pemudik,” kata Wiku melalui telekonferensi di Graha BNPB pada Kamis (30/7).

“Ini perlu menjadi perhatian. Yang akan mudik mohon dipertimbangkan dan dihindari kalau tidak terlalu perlu,” lanjut dia.

Satgas Covid-19 juga mencatat tren kasus positif dan jumlah orang yang menjalani tes meningkat dalam tiga pekan terakhir. Perbandingan jumlah kasus positif dengan jumlah orang yang menjalani tes (positivity rate) di Indonesia pada Rabu sebesar 13,3 persen. “Ini lebih tinggi dari standar WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) yaitu lima persen,” tutur dia.

Wiku mengatakan hal ini menjadi peringatan bagi Indonesia dan meminta seluruh pihak untuk lebih waspadai. Satgas Covid-19 juga meminta agar seluruh masyarakat Indonesia menerapkan protokol kesehatan khususnya saat merayakan Idul Adha. (AA/NE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *