Survei IPO: Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi, Disusul Anies dan Ganjar

0
(0)

Jakarta – Prabowo Subianto dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO) memuncaki keterpilihan sebesar 16.3 persen, di susul Anies Baswedan 12.7 persen, dan Ganjar Pranowo 11.5 persen untuk Pilpres 2024. Namun sebagian besar publik justru meyakini jika Prabowo akan tetap kalah jika kembali mengikuti kontestasi.

“Sebanyak 26.3 persen responden sangat yakin Prabowo kembali kalah, dan 42.8 persen ragu-ragu. Data ini menggambarkan jika mereka yang memilih Prabowo saat survei memiliki keyakinan pilihannya akan tetap kalah,” kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah dalam keterangan yang diterima, Kamis (23/7).

Ia menjelaskan jika persentase keyakinan responden atas kalahnya Prabowo bisa mempengaruhi pilihan di saat Pilpres benar-benar dilakukan. “Mereka yang saat ini masih memilih Prabowo sementara ragu atau bahkan yakin akan kalah, punya potensi mengurungkan pilihan pada Prabowo, hal ini bisa saja karena ada kejenuhan pemilih,” ucapnya.

Sementara, nama lain yang turut mendapat perhatian publik secara berturut; Sandiaga Uno 8.8 persen, Ridwan Kamil 6.0 persen, AHY 5.7 persen, Airlangga Hartarto 4.3 persen, Khofifah Indar Parawansa 4.0 persen, Mahfud MD 3.0 persen. Doni Munardo 2.9 persen, Gatot Nurmantyo 2.1 persen, dan Tito Karnavian 1.1 persen.

“Semua tokoh potensial memiliki peluang karena ini tentu masih sangat cair, bahkan jika tanpa keikutsertaan Prabowo di 2024, kontestasi akan sangat ramai dan freah dengan nama-nama baru,” katanya.

Survei IPO dilakukan pada 8-19 Juni 2020, dengan metodologi Wellbeing Purposif Sampling (WPS), melibatkan 1350 responden dari 30 Provinsi. Hasil survei memiliki akurasi dalam rentang maksimum 97 persen, dengan sampling error 3,5 persen.

Sebelumnya, hasil survei Y-Publica juga menunjukkan indikasi yang sama. Nama Prabowo menjadi calon paling kuat menyusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan.

Prabowo masih menjadi capres terkuat dengan elektabilitas 17,3 persen. Sementara Ganjar 15,2 persen dan Kang Emil 12,1 persen, kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (22/7). (NE)

Berita ini telah tayang di Indonesiainside.id dengan link https://indonesiainside.id/headline/2020/07/23/survei-ipo-elektabilitas-prabowo-masih-tinggi-disusul-anies-dan-ganjar

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *