Setelah PAN, Golkar Juga Merapat ke Anak Presiden di Solo

0
(0)

Semarang – Pencalonan putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Surakarta periode 2020-2025 menyedot dukungan elite politik dari Jakarta.

Setelah DPP Partai Amanat Nasional (PAN) mengarahkan dukungannya kepada Gibran, kini giliran Partai Golkar mendukung anak Presiden tersebut. Namun, Golkar mengklaim, sejak awal berkeinginan keras mendukung putra Jokowi itu menjadi orang pertama di Solo. Dalam politik, memang selalu ada bargaining, kepentingan, dan penuh intrik.

“Andai tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP, Partai Golkar tetap akan mengusung Gibran. Alhamdulillah, PDIP akhirnya memilih Gibran untuk berlaga pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta, 9 Desember mendatang,” kata Ketua Pemenangan Pemilu Jawa Tengah dan DIY DPP Partai Golkar HM Iqbal Wibisono di Semarang, Ahad malam (19/7).

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengumumkan tahap kedua 45 pasangan calon peserta Pilkada Serentak 2020 secara virtual di Jakarta, Jumat (17/7). Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa diusung sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta pada Pemilihan Kepala Daerah 2020.

Pada kesempatan itu, Gibran menyatakan bahwa rekomendasi tersebut merupakan kehormatan dan juga tanggung jawab untuk memenangi Pilkada 2020. Dia dan Teguh akan segera berkomunikasi intensif, koordinasi, dan konsolidasi ke jajaran internal DPC, anak cabang, dan tingkat ranting PDIP di Solo. Hal ini sesuai dengan arahan Ketua DPC PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Sementara itu, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surakarta juga siap mendukung Gibran-Teguh Prakosa. Bahkan, DPD PAN mendapat perintah dari DPP untuk mendukung bakal calon yang diusung oleh PDIP, kata Ketua DPD PAN Kota Surakarta Achmad Sapari di Solo, Jumat.

Dengan demikian, kata Iqbal, peta kekuatan berdasarkan hasil Pemilu DPRD Kota Surakarta 2019 totalnya 36 kursi, yakni PDIP meraih 30 kursi serta Partai Golkar dan PAN masing-masing tiga kursi DPRD setempat.

Iqbal lantas menyampaikan latar belakang kenapa Partai Golkar sejak awal berkeinginan keras untuk mengusung Gibran karena Surakarta ke depan harus lebih hebat. “Untuk hebat itu, harus dipimpin orang yang berani, cerdas, kreatif, milenial, dan punya wawasan kebangsaan yang luas. Hal itu ada pada Gibran,” katanya. (Aza/Ant)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *