SIKM Tak Diperlukan Lagi untuk Perjalanan KA Jarak Jauh

0
(0)

Jakarta – Bepergian pakai Kereta Api Jarak Jauh dengan relasi dari dan menuju DKI Jakarta tak lagi memerlukan surat izin keluar masuk (SIKM). SIKM tak lagi menjadi syarat dokumen perjalanan untuk keluar atau masuk ke ibu kota.

Syarat SIKM diganti dengan mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi JAKI yang dapat diunduh di Google Play Store dan Apple App Store. Masyarakat diminta jujur mengenai kondisinya dalam mengisi CLM.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, meski SIKM tidak lagi menjadi syarat, namun masyarakat yang ingin menggunakan KA Jarak Jauh pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru tetap diminta untuk menunjukkan Surat Bebas Covid-19.

Dokumen Tes PCR/Rapid Test yang berlaku 14 hari sejak diterbitkan atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test, serta menginstal dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi.

“Secara umum, setiap pelanggan kereta api tetap diharuskan dalam kondisi sehat,” katanya, Kamis (16/7).

Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Wajib menggunakan masker, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

Pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Untuk pelanggan dengan usia di bawah 3 tahun agar menyediakan sendiri face shield pribadi. (SD)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *