Warga Ngamuk Hentikan Proses Pembangunan Rumah Dinas Mabes TNI di Jatikarya Bekasi

HarianNasional.com – Ratusan warga Jalan Kalimanggis, Jatikarya, Kota Bekasi, melakukan aksi demo di proyek pembangunan rumah Perwira Menengah TNI. Senin (13/7/2020) . Sejumlah kuli bangunan pun lari tunggang langgang, usai diusir oleh warga.

Warga meminta agar proyek yang diduga diserobot Mabes TNI tersebut segera dihentikan. Pasalnya, lahan seluas 48,5 hektar tersebut diklaim milik ahli waris berdasarkan keputusan PK nomor 218 PDT tahun 2008 dan PK ke 2 Mahkamah Agung pada 16 Desember 2019.

“Kita berharap kepada bapak Presiden RI, agar memerintahkan kepada Kemhan (kementerian Pertahanan) dan Mabes TNI, untuk patuh pada hukum. Kembalikan lah tanah itu kepada rakyat, jika itu hak rakyat,” kata kuasa hukum warga, Dani Bahdani, di lokasi.

Untuk diketahui, penyerobotan tanah warga yang berada di RT 02/03, Jatisampurma ini bermula sejak tahun 1992. Pihak Mabes TNI tiba-tiba saja mengklaim memiliki tanah di tempat itu.

Padahal, kata warga, tak ada sedikit pun tanah tersebut dipindahtangankan.

Aksi inipun mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian Sektor Jatiasih dan pihak TNI. Rencana, tanah itu akan dibangun ratusan rumah mewah untuk tempat tinggal para Perwira menengah prajurit TNI.

Sementara itu, pihak kontraktor pembangunan dari PT Andromega, yang berada di lokasi enggan memberikan pernyataan. “Maaf ya, kita gak bisa komentar. Ke kantor saja kalau mau keterangan,” ucap seorang mandor. (rdk/dvd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *