Dari Sidang Perdata Yusuf Mansur, Pembacaan Replik

Jakarta – Kamis(9/7) siang tadi, Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten, kembali menggelar gugatan perdata terhadap Yusuf Mansur. Agenda tunggal hari ini adalah pihak penggugat menyampaikan Replik atas jawaban tergugat yang disampaikan pada Kamis(25/6) dua pekan lalu.

Yusuf Mansur digugat secara perdata oleh Fajar Haidar Rafly bersama 4 orang yang telah menginvestasikan dananya untuk pembangunan Condotel Moya Vidi dan hotel Siti dalam kurun waktu 2013-2014. Condotel Moya Vidi yang rencananya dibangun di Yogyakarta itu sampai hari ini belum juga dibangun, sedangkan hotel Siti yang ada di jalan M Thoha, Tangerang, meskipun sudah beroperasi sejak 2015, tetapi tingkat huniannya di bawah 30%.

Sebagian investor menarik kembali dananya, tetapi dipersulit oleh manajemen Yusuf Mansur. Akibatnya, lima orang investor menggugatnya secara perdata. Yusuf Mansur digugat oleh 5 investor secara material sebesar Rp 90 juta dan gugatan immaterial sebesar Rp 5 miliar. Mediasi gagal mencapai titik temu, gugatan berlanjut ke ranah hukum perdata.

Pada Kamis dua pekan lalu, dalam tanggapan atas pokok perkara, pihak Yusuf Mansur mengatakan bahwa tergugat tidak mengenal para penggugat, tidak menerima langsung pembayaran dari penggugat ke rekening atas nama Yusuf Mansur.

Dalam Replik yang disampaikan oleh pengacara Asfa Davy Bya dan Rekan, hari ini, meskipun para investor tidak kenal secara pribadi, tetapi mereka mau investasi karena ada undangan untuk hadir dalam ceramah-ceramah yang dilakukan oleh Yusuf Mansur. Contohnya adalah Darmansyah yang ikut sebagai tergugat dalam perkara ini, juga tidak kenal dengan Yusuf Mansur. “Tetapi Yusuf Mansur mau berdamai dengan Darmansyah karena mengakui kesalahannya,” kata Asfa Davy Bya.

Nama Darmansyah sebagai pihak yang ikut sebagai tergugat, menarik untuk didalami. Darmansyah adalah seorang investor untuk Condotel Moya Vidi. Karena setelah 4 tahun tidak ada perkembangan bahwa Condotel dibangun, ia menarik kembali dananya, pada 27 Fabruari 2017. Darmansyah tidak mau sendirian. Ia meminta agar teman-temannya yang mengalami nasib serupa dengannya, juga diselesaikan dengan cara mengembalikan dana yang telah mereka serahkan ke Yusuf Mansur. Saat itu, Yusuf Mansur menyanggupinya. Faktanya, harapan tersebut tinggal harapan. Yusuf Mansur tidak menepati janji-janjinya.

Persidangan perdata yang diketuai oleh hakim R Aji Surya ini akan berlanjut Kamis pekan depan, dengan agenda pembacaan Duplik oleh pihak tergugat. (HMJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *