Kasus Covid-19 di Kota Bogor Naik, Kabupaten Bogor Berhasil Tekan Angka Penularan

0
(0)

Bogor – Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor meningkat lagi dengan ditemukannya enam kasus baru, Sabtu (4/7). Padahal, dalam sepekan terakhir, kecenderungannya sudah landai. Sementara Kabupaten Bogor dinilai berhasil menekan angka penularan Covid-19 oleh Pemprov Jawa Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menjelaskan, dari enam kasus baru positif itu, tiga di antaranya ditemukan dari penelusuran pada penyebaran Covid-19 di klaster Toko Mitra 10 Kota Bogor.

“Dari penelurusan lebih lanjut di klaster Toko Mitra 10, sebenarnya ditemukan lima kasus baru, yakni tiga kasus warga Kota Bogor dan dua kasus warga Kabupaten Bogor,” katanya di Bogor, Sabtu (4/7).

Dua kasus positif warga Kabupaten Bogor notifikasinya sudah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk ditindaklanjuti. Kelima kasus baru positif Covid-19 itu seluruhnya adalah karyawan Toko Mitra 10.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil lantaran dianggap berhasil menekan angka penularan Covid-19.

“Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran Gugus Tugas Kabupaten Bogor, ini adalah hasil kerja keras kita semua elemen yang terlibat mulai dari tingkat RT RW, lurah, kepala desa, camat, relawan, dan jajaran TNI-Polri. Khususnya saya juga berterima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang berjuang melawan COVID-19,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, Sabtu (4/7).

Kabupaten Bogor meraih empat dari enam kategori penilaian apresiasi kinerja, yakni kategori pencegahan, deteksi, operasi lapangan dan penegakan aturan, serta tata kelola kelembagaan. Khusus kategori tata kelola dan kelembagaan, Kabupaten Bogor menempati posisi pertama, disusul Kota Bandung dan Kota Bekasi.

“Dalam kategori ini, Kabupaten Bogor berhasil menginput semua variabel dan sesuai evidence, serta unggul dalam variabel jumlah keterlibatan relawan,” terang Ade Yasin.

Kategori operasi lapangan dan penegakan aturan, Kabupaten Bogor menempati posisi dua, kalah dari Kota Bandung yang menempati posisi pertama, dan unggul dari Kota Tasikmalaya yang hanya di peringkat ketiga.

Angka rata-rata penularan (Rt) Covid-19 di Kabupaten Bogor mengalami penurunan dari 1,8 menjadi 0,66. Pasalnya, dua hari terakhir pada 2 dan 3 Juli 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor mencatat nihil kasus penularan. (Aza/Ant)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *