Gelar Aksi Tolak PPDB tapi Tak Didengar, Massa Berharap ke Jokowi

0
(0)

Jakarta – Puluhan orang tua murid berunjuk rasa menolak Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta Tahun 2020/2021 di Taman Aspirasi seberang Istana Merdeka Jakarta. Mereka berharap aspirasi bisa diterima Presiden Joko Widodo.

“Kita berharap Presiden Jokowi mau menampung aspirasi kita untuk batalkan PPDB DKI 2020,” ucap Rudi S selaku koordinator lapangan dalam orasinya, Jumat (3/7).

Massa aksi adalah para wali murid yang anaknya terkena dampak PPDB DKI 2020. Anak-anak mereka tidak diterima masuk sekolah negeri karena sistem penerimaan yang dinilai mempersulit mendapatkan akses.

Menurutnya, mereka telah melakukan aksi sebanyak empat kali untuk menyalurkan aspirasinya kepada gubernur DKI Jakarta, wagub DKI, pimpinan DPRD DKI dan Komisi X DPR RI. Namun, dari keempat aksi tersebut, massa merasa apsirasi mereka tidak didengar.

“Tuntutan kita batalkan PPDB DKI 2020,” ucapnya.

Dalam orasi yang disampaikan, para orang tua murid mengatakan PPDB DKI 2020 bermasalah. Khususnya untuk jalur zonasi dengan pembatasan usia sehingga membuat anak-anak sulit bersekolah.

Sebelumnya, para wali murid berunjuk rasa di kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat sejak Selasa (30/6) pukul 10.00-13.00 WIB. Namun, tak satu pun perwakilan dari Pemprov DKI yang menemui ibu-ibu wali murid itu dan bahkan perwakilannya pun dilarang untuk bertemu gubernur.

Selain berorasi, massa juga melakukan pembacaan puisi yang ditulis orang tua murid tentang kondisi anak-anak lulusan 2020. Mereka kecewa karena sistem PPDB DKI pakai jalur usia.

Turut bergabung dalam aksi massa Sekjen Komnas Anak Danang Sasongko yang ikut menyemangati perjuangan orang tua murid korban PPDB DKI 2020. Menurutnya, Komnas Anak menemukan tiga pelanggaran PPDB DKI 2020 jalur zonasi yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Saat orasi, massa dikejutkan dengan Presiden Joko Widodo yang keluar dari Istana Merdeka. Massa mencoba menyapa, namun mobil presiden melaju ke arah Sarinah.

Hingga berita ini diturunkan massa masih melakukan aksi dengan bernyanyi lagu-lagu nasional sambil membentangi spanduk tolak PPDB DKI 2020. Mereka memulai aksinya sejak pukul 14.00 WIB. (ASF/ANT)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *