Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19 di DKI Jakarta Akan Dibagikan Sebulan Sekali

0
(0)

Jakarta – Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan mulai Juli bantuan sosial sembako bagi warga terdampak Covid-19 di DKI Jakarta dan sejumlah daerah di sekitarnya hanya dibagikan sebulan sekali.

“Mekanismenya tetap sama hanya penyalurannya sebulan sekali karena nilai bantuannya berkurang,” kata Mensos Juliari usai penyaluran bansos sembako melalui komunitas Bamus Betawi di Jakarta, Jumat (3/7).

Bansos gelombang kedua dimulai Juli dengan nilai bantuan berkurang menjadi Rp300.000 per keluarga hingga Desember. Sebelumnya bansos sembako bagi warga terdampak Covid-19 senilai Rp600.000 per keluarga setiap bulan yang disalurkan sejak April hingga Juni dalam enam tahap yaitu dua kali sebulan.

Namun bansos sembako tetap berlanjut hingga Desember bagi 1,3 juta warga DKI Jakarta yang terdampak Covid-19 dan 600.000 warga Bodetabek. “Walau nilai bantuan berkurang, tapi program-program lain juga sudah digerakkan, sekarang yang penting adalah pemulihan ekonominya,” ungkapnya.

Akibat pandemi Covid-19, sejak April sejumlah daerah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga warga tidak bisa beraktivitas yang berdampak kepada ekonomi mereka. Mengingat, status PSBB diturunkan menjadi transisi menuju normal baru, maka pemerintah mulai fokus pada pemulihan ekonomi.

“Ke depan program-program ekonomi baik pusat maupun daerah sudah digelontorkan semua,” ujar Juliari.

Pada kesempatan tersebut, Kemensos menyalurkan 5.000 paket bansos sembako kepada Bamus Betawi yang diterima Ketua Bamus Betawi Lulung Lunggana secara simbolis. Hadir pula Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria serta Wakil Wali Kota Jakarta Timur Uus Kuswanto serta jajaran Kementerian Sosial. (ASF/ANT)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *