Stok Pangan Melimpah, Daya Beli Masyarakat Rendah

Pandeglang : Ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Pandeglang diklaim sedang melimpah. Hal ini diyakini akan mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Pandeglang hingga akhir tahun nanti.

Namun demikian, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Pandeglang menyebut daya beli masyarakat terhadap bahan pangan saat ini malah rendah.

Kepala DKP Pandeglang, Muhamad Amri menerangkan ketersediaan bahan pangan seperti beras, sayur-mayur, hingga bumbu dapur masih melimpah. Namun hal itu tidak berbanding lurus dengan daya beli masyarakat.

Dia menduga, hal itu karena imbas dari pandemi Covid-19. Padahal Amri mengungkapkan, situasi pandemi tidak sampai memengaruhi stok pangan di Pandeglang.

“Kalau untuk persoalan pangan daerah, stok pangan kita masih cukup sampai akhir tahun. Namun banyaknya ketersediaan pangan dikita justru daya beli yang berkurang, bahkan itu juga berpengaruh kepada harga yang semakin turun,” kata Amri, Jumat (26/6/2020).

Di sisi lain Amri menjelaskan, meski saat ini ada isu pengamanan pangan yang akan ikut dikendalikan oleh TNI, namun dia memastikan tidak akan berpengaruh terhadap ketersediaan pangan. Malah dia memandang hal itu akan membantu peran dan fungsi DKP dalam memenuhi kebutuhan pangan daerah.

Bukan cuma itu lanjut Amri, pengelolaan pangan oleh TNI juga akan memunculkan regulasi yang mengatur untuk ketersediaan pangan dan pengelolaan yang lebih baik. Sebab TNI bisa bersinergi dengan DKP Kabupaten Pandeglang dalam memantau dan memonitoring ketersediaan pangan ditingkat masyarakat yang paling bawah.

“Meskipun katanya untuk pengelolaan pangan daerah akan dikelola TNI, kami tidak merasa tersinggung, karena kami yakin mereka (TNI-red) lebih paham kondisi ditingkat paling bawah. Bahkan TNI melalui Babinsa-nya bisa memantau dan memonitoring ketersediaan pangan ditingkat masyarakat yang paling bawah,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *