Mau Masuk Sekolah Negeri Gak Perlu Pintar , Umur Paling Tua Pasti Masuk

0
(0)

Jakarta: Prioritas usia dalam aturan penerimaan peserta didik baru (PPDB) DKI Jakarta diminta dihapus. Sebab aturan itu membuat kepintaran seorang anak seolah menjadi percuma.

“Percuma aja anak pintar kalau yang diterima masuk, faktor usia sebagai penentu,” sesal salah seorang wali murid widyaningsih kepada RRI.co.id, Kamis (25/06/20)

Widyaningsih mengaku kecewa, setelah mendaftarkan putrinya via online, namun pada pengumuman hasil akhir yang keluar nama siswa serta usia siswa, bukan nilai siswa yang bersangkutan.

“Yang diterima usia paling tua 17’an tahun dan yang paling kecil 15 tahun 6 bulan,” jelas Ningsih.

Ningsih mengaku merasa sedih saat melihat anak putrinya yang berusia 15 Tahun 4 bulan tidak diterima pada SMKN pilihan anaknya. Padahal nilai akademis yang dimilikinya terbilang cukup bagus.

Perlu diketahui, aturan soal penerimaan siswa berdasarkan kriteria usia tercantum dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 501 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis PPDB Tahun Pelajaran 2020/2021.

Salah satu poin dalam surat keputusan itu yakni mengenai proses seleksi melalui jalur zonasi dan jalur afirmasi. Dalam hal jumlah calon peserta didik baru yang mendaftar dalam zonasi maupun afirmasi melebihi daya tampung, maka dilakukan seleksi berdasarkan usia tertua ke usia termuda.(rri)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *