Kapolri Idham Azis: Tak Ada Tempat di Indonesia untuk Aksi Premanisme

0
(0)

Jakarta – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Idham Azis menegaskan, negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme yang terjadi. Tidak ada ruang bagi preman dan premanisme di Indonesia.

Pernyataan dia ini terkait penyerangan berujung kematian dilatari kekerasan bersenjata oleh kelompok John Kei di Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Tangerang. Kapolri mengatakan, tidak akan memberikan ruang kepada kelompok preman yang membuat resah dan takut masyarakat.

Dia juga mengapresiasi jajaran Polda Metro Jaya yang telah menangkap kelompok John Kei yang diduga menyerang lawannya. “Kuncinya adalah negara tidak boleh kalah dengan preman,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6).

Dia menekankan, negara harus hadir dan tidak boleh kalah dengan aksi-aksi kriminalisme. Menurutnya, penganiayaan, perusakan, ataupun penjarahan sangat tidak dibenarkan.

Jenderal bintang empat yang banyak berkarir di lingkungan reserse itu itu meminta agar proses hukum pelaku agar terus dikawal sampai sidang nanti. Dia juga meminta agar masyarakat ikut mengawasi proses penegakan hukum itu. “Kami proses (hukum) dan masyarakat kawal hingga ke persidangan nanti,” ucapnya.

Sebelumnya Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana, mengatakan, anak buah dari John Kei sempat menyerang kelompok Nus Kei di Kosambi, Jakarta Barat. Salah satu anak buah Nus Kei berinisial ER tewas di lokasi kejadian akibat luka bacok. Sedangkan korban satu lagi inisial AR, jari tangannya putus akibat sabetan benda tajam. John Kei dan Nus Kei masih ada ikatan kekeluargaan.

“Kasus ini terjadi pada Minggu 21 Juni 2020 sekitar pukul 11.30 WIB terjadi penganiayaan diduga dilakukan kelompok John Kei berjumlah lima sampai tujuh orang terhadap kelompok Nus Kei, di Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, yang menyebabkan satu orang meninggal dunia, ER,” ungkapnya.

Menurut dia, yang bersangkutan meninggal karena luka bacok di beberapa tempat dan satu orang lain putus jari, tangan, empat jari tangan putus. Kemudian, kata dia, di hari yang sama, kelompok John Kei juga menyerang Nus Kei di rumahnya, di Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Tangerang.

Dari penyerangan itu, kini John Kei beserta 25 anak buahnya berhasil ditangkap Polda Metro Jaya dan semuanya sudah berstatus sebagai tersangka. “Kemudian di hari yang sama, sekitar pukul 12.25 ada 15 orang saat itu menggunakan empat kendaraan roda empat yang diduga dari kelompok John Kei datangi satu rumah. Mereka datang ke sana mencari seseorang dan di situ jelas rumah (yang dicari) merupakan rumah Nus Kei,” kata Sudjana.(ASF/ANT)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *