Agar Tidak Ditolak Naik Kereta Api, Lakukan dan Bawa Dokumen Ini

0
(0)

Jakarta – Banyak calon penumpang kereta jarak jauh PT KAI kecele dan tak diperbolehkan naik karena tak melengkapi surat bebas Covid-19.

Ketentuan ini tertera dalam Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 7 Tahun 2020. PT KAI menegaskan kembali, pada masa New Normal atau normal baru ini, penumpang Kereta api jarak jauh diharuskan membawa Surat Bebas Covid-19 yang masih berlaku dari Hasil PCR (berlaku 7 hari).

Pilihan lainnya ialah menyertakan surat hasil Rapid Test yang berlaku 3 hari. Bila di daerahnya tak memiliki uji PCR/Rapid Test, calon penumpang cukup membaww Surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas.

Mereka juga wajib mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler. Khusus penumpang dengan usia dibawah 3 tahun yang menggunakan KA jarak jauh, diminta untuk membawa face shield pribadi.

“Untuk penumpang dewasa, face shield akan disediakan oleh KAI,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, Selasa (16/6).

Secara umum, setiap penumpang kereta api diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, dan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

Dengan adanya pemeriksaan persyaratan tersebut, Joni mengimbau kepada calon penumpang untuk datang paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.

“Kami berharap ketentuan-ketentuan di atas bisa dipatuhi dan dipersiapkan dengan baik oleh calon penumpang sebelum membeli tiket kereta api agar dapat bepergian menggunakan kereta api,” kata Joni. (Aza)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *