Innalillahi, Empat Orang Sekeluarga Meninggal di Surabaya, Satu Positif Covid-19

0
(0)

Surabaya – Empat orang sekeluarga yang bermukim di Gubeng Kertajaya, Surabaya Timur meninggal dalam waktu sepekan. Empat orang yang masih dalam satu keluarga (termasuk satu janin berusia 8 bulan) tersebut meninggal setelah salah satu diantara anggota keluarga positif Covid-19.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Indonesiainside.id, Ahad (14/6), salah satu anggota keluarga berinisial DWP (27) memaparkan kronologi meninggalnya bapak, ibu, dan seorang kakak yang sedang mengandung janin 8 bulan dalam waktu satu pekan.

“Kakak saya gagal napas dan janinnya meninggal pada tanggal 27 Mei dini hari, kemudian ayah pada tanggal 30 Mei pagi, lalu kakak tanggal 31 Mei dini hari. Berselang dua hari, saat siang menjelang sore, ibu saya meninggal,” ujar DWP, Minggu (13/6) dini hari.

“Ayah dan ibu saya itu pasien dalam pengawasan (PDP) mereka belum dites (swab). Yang sudah dites itu hanya kakak saya dan hasilnya positif Covid-19,” tuturnya menambahkan.

Meski dia yakin, Ayah dan Ibunya meninggal bukan karena Covid-19, namun seluruh keluarganya dimakamkan dengan prosedur tetap (protap) penanganan pandemi Covid-19 di tempat pemakaman umum (TPU) Keputih, yang juga berada di wilayah timur Kota Pahlawan itu. DWP mengingatkan bahwa Covid-19 benar-benar nyata. Keluarganya menjadi korban dari keganasan virus yang bermula dari Wuhan, Cina tersebut.

“Ya, semua keluarga saya dimakamkan di sana. Virus ini benar-benar ada, kakak saya dan janinnya adalah bukti nyata,” ujarnya. (SD)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *