Ini Alasan Anies Tak Pakai Istilah New Normal

0
(0)

Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mulai menjalankan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi menuju fase aman, sehat, dan produktif. Istilah ini berbeda dengan yang digaungkan pemerintah pusat selama ini, yakni normal baru atau new normal.

Masalah penamaan ini sempat dibahas dalam rapat dengan para SKPD yang diunggah di Youtube Pemprov DKI, Jumat (5/6). Anies menyatakan, dalam penamaan ini harus memiliki muatan visi dan misi yang jelas.

“Mengenai penamaan memang pesannya harus sama. Kemarin kita diskusi nama yang begitu dengar (publik) tau maknanya. Normal baru kan banyak yang belum tahu. Kalau aman pasti tahu, sehat, produktif jelas,” ujarnya.

Anies mengatakan ada maksud dan tujuan mengapa Pemprov DKI mengambil nama PSBB Masa Transisi. Menurutnya, PSBB mulai tanggal 5 sampai akhir Juni ini bukan berarti pelonggaran aktivitas sosial dan ekonomi besar-besaran.

“Jadi kemarin kita pilih untuk gunakan nama itu dan transisi untuk mengirimkan pesan bahwa ini bukan fase akhir. Ini transit,” katanya.

Ibarat perjalanan, Anies mengibaratkan PSBB masa transisi adalah PSBB peralihan menuju kehidupan normal yang sehat aman dan kembali produktif. “Terminalnya aman sehat produktif. Itu ujungnya. Kalau ini masa transit. Makanya transisi,” paparnya.

“Memang penamaan bisa jadi sensitif. Tapi asal kita jelaskan, Jakarta sebenarnya lebih tepat PSBB tetap dilaksanakan,(sekarang) ini adalah fase transisi. Jadi boarding-nya harus pas,” katanya. (03)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *