Desakan Memundurkan Penerimaan Siswa Baru ke Januari 2021 Tidak Digubris Kemendikbud

0
(0)

Jakarta – Desakan untuk memundurkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 ke Januari 2021 tidak digubris Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Nyatanya, persiapan PPDB online tetap berjalan.

“Kalau dimundurkan ada beberapa konsekuensi yang harus kita sinkronkan. Pertama, kelulusan siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah pertama (SMP) sudah diumumkan dan sebentar lagi sekolah dasar (SD),” ujar Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Plt. Dirjen PAUD dan Dikdasmen), Hamid Muhammad dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (28/5).

Artinya, kalau sudah lulus kemudian diperpanjang maka anak yang lulus mau dikemanakan termasuk juga perguruan tinggi sudah melakukan seleksi ada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang sudah awal.

“Kemudian nanti bulan Juli akan ada juga Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Jadi ini harus sinkron, tahun pelajarannya mulainya tetap sama tapi pola pembelajarannya yang mungkin akan berbeda,” jelasnya.

Hamid mengatakan bahwa pembelajarannya kemungkinan besar sebagian daerah dan sekolah akan tetap melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), terutama untuk zona merah dan kuning. Kedua, pembelajaran tatap muka kemungkinan akan di buka di zona hijau.

“Zona hijau sekarang ini menurut ketetapan gugus tugas ada 108 kabupaten yang selama dua bulan terakhir ini belum ada satu kasus pun Covid-19. Sementara yang menentukan zona hijau itu semuanya diserahkan kepada gugus tugas dan Kementerian Kesehatan mana yang dianggap aman dari Covid-19,” tuturnya.

Kemudian tahapan dan mekanismenya menunggu pengumuman dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim minggu depan. Hamid memastikan bahwa zona merah dan kuning yang sudah ada Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kemungkinan masih PJJ.

“Zona hijau, misalnya, di daerah Sumba Barat Daya walaupun kita sudah ada edaran dan belajar dari rumah selama ini masih tatap muka 70 persen tapi nanti pembahasan detailnya mohon bersabar menunggu minggu depan,” terangnya. (SD)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *